Harga Minyak Nilam di Kabupaten Pasaman Barat sudah mulai membaik dan menggembirakan petani. Pasalnya, sekarang harga Nilam sudah di posisi Rp700-800 ribu per kilogram.
Ketua Asosiasi Masyarakat Peduli Nilam dan Serei Wangi Pasaman Barat, Indones Rajo Mangkuto, mengungkapkan, harga nilai memang sudah mulai membuat petani gembira. Namun, Dia tetap meminta petani tetap mengutamakan mutu.
“Harga Rp700-800 ribu per kilogram itu dengan mutu bagus. Artinya Nilam yang dipanen sudah cukup umur sehingga menghasilkan kualitas minyak yang bagus setelah di suling. Nilam siap panen itu setelah 8 bulan sejak ditanam,” kata Indones Rajo Mangkuto, Rabu (4/12/2019).
Ia melanjutkan, saat ini luas kebun Nilam yang ada di Pasbar mencapai 4 ribu ha yang tersebar di 11 kecamatan. Selain itu, asosiasi tempat bernaung petani saat ini juga sudah ada, sehingga petani bisa berbagi ilmu.
“Anggota kita ada 50 orang yang tersebar di 11 kecamatan. Anggota inilah nanti yang menyampaikan kepada petani, jika ada petani yang masih ragu tempat menjual, ataupun tempat penyulingan. Karena kita sudah memiliki koperasi generasi baru dan memiliki penyulingan yang sudah modern,” kata Indones Rajo Mangkuto.
Sementara itu, terkait dengan minyak serei Wangi saat ini berkisar 150-170 ribu per kilogram. Harga minyak serei Wangi memang dikeluhkan oleh sebagian masyarakat. Namun, sebenarnya dengan harga segitu petani sudah beruntung.
“Dari pada lahannya menganggur. Lebih baik kita produktif kan dengan menanam serei, perawatan tidak sulit serta modal tidak banyak,” ungkap Indones Rajo Mangkuto.
Sebagai petani, diharapkan untuk bergabung dengan asosiasi, sehingga bisa mendapatkan bibit yang bagus.
“Sama seperti sawit, masyarakat yang ingin menanam sawit dengan tidak memperoleh bibit yang unggul, tetap saja kualitas menurun. Untuk itu, petani harus jeli melihat bibit yang unggul, begitu juga dengan serei ini,”urai Indones Rajo Mangkuto.
Sedangkan untuk luas kebun serei di Pasbar mencapai 400 ha, yang didominasi kecamatan Kinali dan Talamau. *
(sumber: harianhaluan.com)











