by

Jembatan Babin Jadi Prioritas di Kepri

Tanjungpinang (HK) - Pemerintah Provinsi Kepri mengajukan sebanyak 25 proyek skala prioritas pembangun di Kepri ke Pemerintah Pusat. Sekitar Rp 25 triliun dana yang diperlukan untuk membangun beberapa usulan pembangunan skala prioritas tersebut.

“Salah satunya Pembangunan Jembatan Batam Bintan (Babin),” ungkap Plt Gubernur Kepri, Isdianto bersama semua bupati/wali kota se-Kepri saat melakukan rapat koordinasi dengan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/12) kemarin.

Menurut Isdianto, dengan bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat diharapkan dapat mempercepat pembangunan di Kepri.

Adapun program yang disampaikan Isdianto, antara lain pembangunan Jembatan Batam - Bintan, Waduk Busung, pembangunan Bongkar Muat di Pulau Kundur dan penetapan atas Labuh Jangkar.

Sementara itu, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak SH, yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut juga optimis melalui pertemuan ini progress jembatan Babin dapat segera terealisasi.

“Kami optimis Pembangunan Jembatan Batam Bintan tersebut dapat dimulai pada 2020 mendatang,” ucap Jumaga.

Menurutnya, dalam waktu dekat, tim Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR dan Dinas PUPR Pemprov Kepri, turun lagi ke lapangan untuk memantau langsung.

Sementara, untuk anggaran diprediksi sekitar Rp7,2 triliun dari APBN. Jumlah itu tidak termasuk untuk pembebasan lahan tapak jembatan.

“Untuk anggaran tersebut dibiayai dari APBD Kepri. Intinya, jembatan Batam – Bintan, benar sudah diagendakan pembangunannya,” tambah Jumaga. (efr)

News Feed