Anambas (HK) - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Dr Anwar Usman, SH, MH menyebut Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai daerah Berahlakul Karimah. Hal itu disampaikannya pada saat menjadi pembicara utama pada acara Seminar Ilmiah di Aula Kantor Bupati KKA di Pasir Peti, Rabu (4/12).
“Apa yang saya sampaikan ini bukan hanya pemanis bibir, namun ini yang sebenarnya dari mulai Bupati, Wakil Bupati sampai dengan masyarakatnya Berakhlakul Karimah,”ujarnya.
Sebagai pejabat negara, kedatangannya ke Anambas merupakan kesempatan yang pertama sebagai ketua dan Hakim Konstitusi yang dapat datang mengunjungi beranda depan NKRI
“Anambas ini tepatnya dapat dibilang sebagai daerah terdepan, karena berhadapan langsung dengan negara tetangga, maka dapat dikatakan daerah ini menjadi pertahanan utama dan pertama Indonesia,”paparnya.
Ia mengaku, bahwa diundang dalam seminar yang dilaksanakan Korpri ini merupakan pengalaman yang pertama dilaksanakan oleh MK, maka dari itu pihaknya mengapresiasi Korpri Anambas yang telah melaksanakan kegiatan tersebut.
“Saya salut dengan usaha Korpri Anambas yang luar biasa dalam membumikan Konstitusi hingga sampai perbatasan NKRI,”tegasnya.
Ketua MK juga menekankan, yang perlu dan tak kalah penting adalah sosialisasi ini dapat memberikan pencerahan atau sosialisasi untuk para pejabat yang ada.
Sementara itu Wakil Bupati KKA, Wan Zuhendra mengaku terkejut dan tak menyangka Hakim MK dan Ketua MK dapat hadir di Anambas.
“Anambas merupakan wilayah perbatasan, terdepan, terluar, dan memiliki lima pulau terluar yakni Pulau Tokong Damar, Tokong Nanas, Tokong Malang Biru, dan Pulau Mangkai,”tuturnya.
Sementara itu Ketua Korpri Anambas Sahtiar mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian HUT Korpri yang ke 48, dan seminar yang dilakukan merupakan puncak dari segala kegiatan. (yud)










