BATAM (HK) - Olfriady Letunggamu atau yang biasa disapa (Osco) tampil memukau, diluar dugaan mampu mencuri perhatian seluruh peserta yang hadir di Konvensi Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Batam Partai Hanura Batam, Jumat (6/12) d Ballroom Golden Prawn, Bengkong Laut.
Dalam kesempatan itu, kandidat Balon Wakil Walikota Batam 2020 ini secara lugas dan tegas memaparkan apa yang menjadi visi misinya 2020-2024 mendatang, diantaranya akan mewujudkan Batam bermatabat, berdaulat, mandiri, inovatif dan berkepribadian dengan berlandaskan gotong-rotong dengan semangat baru untuk berkarya sebagai visinya kedepan.
“Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengembangkan sistim pendidikan dan kesehatan yang moderen, memajukan kualitas dan kuantitas Industri serta dunia usaha,” ujar Osco di hadapan panelis dan peserta konvensi.
Disisi lain, Osco juga memberikan perhatian terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, mengedepankan kebijakan tata ruang yang terintegrasi, mendorong seni budaya dan pariwisata, serta meningkatkan prestasi bidang olahraga.
“Untuk program saya kedepan adalah pendidikan vokasi, kebetulan saya Ketua Umum Perhimpunan Alumni Jerman dan akan merangsang dunia vokasi, program industrialisasi kesehatan, pelatihan kewirausahaan, pameran seni budaya, program atlet, serta program sport tourism,” tuturnya Osco.
Masih kata Osco, bahwa kebangkitan anak muda lah yang akan menjadi motor dari pergerakan sebuah ekonomi di Batam. Angkatan muda ini sangat diperlukan dalam industri disetiap lini bisnis usaha.
“Mungkin dari semua pendukung kandidat yang lainnya, pendukung saya yang kebanyakan muda semua, yang mana ini adalah sebuah contoh menggandeng, dan merangkul milienial,” terangnya.
Kemudian, berbicara masalah pengangguran yang ada di Kota Batam semakin meningkat, Osca memiliki cara agar menurunkan angka pengangguran yaitu dengan cara menaikkan angka investasi.
“Makin banyak kita dorong investasi yang masuk ke Batam, makin berkurang juga angka pengangguran karena terseraplah tenaga kerja kita,” jelas Osco.
“Kita mempunyai tenaga kerja yang terampil (skill) atau kemampuan. Jangan pernah kita merendahkan diri kita sendiri, kata kuncinya adalah terampil (skill level),” tambah Osco.
Ketua Tim Penjaringan Partai Hanura Kota Batam, Kamaruddin Muda mengatakan bahwa 13 kandidat yang sudah mengembalikan berkas diundang untuk bisa menyampaikan visi misinya, namun demikian hanya 7 kandidat yang hadir masing-masing Lukita Dinarsyah Tuwo, Mustofa Widjaja, Asnah, Candra Ibrahim, Johannes Tarigan dan Osco.
“Semua kita undang, namun 7 kandidat yang bisa hadir, dan ini akan menjadi penilaian kami,” ungkap Kamaruddin ke Haluan Kepri.
Hasil konvensi, lanjutnya, akan digodok oleh tim untuk kemudian disampaikan ke forum yang lebih tinggi. Selanjutnya, akan dilakukan survey terhadap ke 13 peserta, sebelum nantinya menentukan siapa yang akan dipilih sebagai kandidat dari Hanura di Pilwako Batam.
Dalam kesempatan itu, panitia menunjuk empat panelis, masing-masing Suyono dari profesional, Hariyanto dari perwakilan media, Ketua DPC Hanura Iwan Krisnawan mewakili unsur kepartaian dan Ketua tim Pilkada DPP Hanura Dr. Ferdinan Nainggolan. (r/ays)











