by

Kabar Gembira, PT Saipem Bakal Serap 2.500 Pekerja untuk Proyek Baru

Karimun (HK) - Setelah sempat vakum selama dua tahun, PT Saipem Karimun Yard (SKY) yang sebelumnya bersama PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB), perusahaan produksi anjungan minyak lepas pantai dan offshord asal Italia kembali mendapat job baru. Tak tanggung-tanggung, proyek terbaru ini bakal menyerap sekitar 2.500 tenaga kerja.

Pembukaan proyek Tortue Development Project Phase 1 Hub/Terminal Marine Civil dan Facilities Scopetersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq sekaligus pemotongan besi pertama yang didampingi Branch Manager PT Saipem Indonesia, Mr Ernesto De Franco, Selasa (17/12/2019).

Branch Manager PT Saipem Indonesia, Mr Ernesto De Franco mengatakan, waktu Pengerjaan proyek ini selama 5 bulan, terhitung sejak Desember 2019 hingga April 2020. Menurut dia, proyek ini adalah proyek yang sangat penting karena sudah 2 tahun ini PT Saipem Indonesia tidak ada pengerjaan proyek.

“Sekarang kita mendapatkan proyek yang harus terlaksana dengan baik dan sukses. Dalam jangka waktu 2 hingga 3 bulan ke depan PT Saipem Indonesia akan melaunching 2 proyek baru lagi,” ungkap Ernesto.

Dikatakan, pada proyek ini PT Saipem Indonesia akan mengutamakan pekerja yang berasal dari Karimun khususnya. Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun khususnya Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang selalu mensuport PT Saipem Indonesia dalam pengembangan industri.

“Marilah Kita bersama-sama membangun hubungan yang baik antara PT Saipem Indonesia dengan semua pihak,” terangnya.

Sementara, Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada manajemen PT Saipem Indonesia Karimun Branch atas dilakukannya kegiatan pemotongan besi pertama untuk proyek tourtue ini.

“Semoga menjadi awal yang baik untuk masuknya kembali proyek-proyek lainya di tahun-tahun yang akan datang. Pemerintah daerah sangat mendukung investasi di Kabupaten Karimun sebagaimana arahan Presiden RI,” kata Rafiq.

Menurut dia, dengan masuknya proyek-proyek ke Kabupaten Karimun akan mendorong tumbuhnya perekonomian dan juga dapat membuka lapangan pekerjaan serta bisnis-bisnis seperti rumah kontrakan, restoran atau sisi positif lainnya.

“Saya berharap komitmennya dari PT Saipem Indonesia dalam memperkerjakan tenaga kerja lokal yang harus didahulukan. Ini bisa Kita lihat langsung bahwa PT Saipem Indonesia sudah melaksanakan ketentuan-ketentuan yang selama ini kita harapkan, ” ujarnya.

Dalam rekrutmen tenaga kerja untuk proyek ini diperkirakan mencapai 2.500 tenaga kerja dan 70% diharapkan tenaga lokal lebih di prioritaskan dan dapat mengisi posisi strategis sesuai keahliannya.

Aunur Rafiq menyebut, seluruh masyarakat Karimun berdoa agar PT Saipem Indonesia bisa terus maju dan jaya. Pembukaan proyek tortue tersebut juga dihadiri Ketua BP Kawasan Karimun, H. Cendra, Asisten III Setdakab Karimun, Kadis Tenaga Kerja Ruffindy Alamsjah dan Kadis Prindagkop M Yosli serta pejabat teras di Pemkab Karimun lainnya. (ham)

News Feed