BATAM (HK) - Perayaan Ekaristi Kudus memperingati kelahiran Yesus Kristus, Sang Mesias di Gereja Katolik Santo Petrus, Lubuk Baja Batam berlangsung meriah dan khidmat, Selasa (24/12) pukul 19.00 wib.
Kemeriahan perayaan kelahiran juru selamat dunia yang dipimpin Imam, RD Fransiskus Tatu Mukin, diawali dengan lagu pembukaan, Hai Dunia Gembiralah yang dinyanyikan secara bersama oleh Koor dan ribuan umat.
Usai lagu pembukaan dilanjutkan pembacaan maklumat tentang kelahiran Yesus Kristus.
Lagu malam Kudus yang dikidungbahanakan Koor Magnificat mengiringi perarakan petugas liturgi dan imam menuju kandang natal.
Imam kemudian memberkati kandang natal dan dilanjutkan dengan penyampaian doa oleh perwakilan suami, istri, anak-anak, remaja, kaum muda di depan kandang natal.
Pada liturgi sabda, Lektor membacakan sabda Tuhan dari Kitab Yesaya dan Surat Rasul Paulus kepada Titus dilanjutkan pembacaan Injil Lukas tentang kelahiran Yesus oleh Imam.
Ok
Dalam kotbah, RD Frans Tatu Mukin mengatakan, perayaan natal menampilkan dua situasi yang berbeda. Di satu sisi menampilkan situasi kandang natal dan palungan dan di sisi lain situasi kesemarakan, kemeriahan baik dalam gereja maupun di luar gereja.
Romo Frans menjelaskan, kandang natal dan palungan jadi simbol Tuhan Yesus lahir dalam kesederhanaan dan mau menjadi sahabat bagi semua orang.
Sementara di sisi lain, kesemarakan, kemeriahan, hiasan bunga warna warni merupakan ekspresi kegembiraan, sukacita umat akan kehadiran Tuhan di dalam dunia.
Ada dua pesan natal bagi umat Allah kata Romo Frans yakni, umat Allah diutus menjadi sahabat yang baik dengan semua orang dengan membangun persaudaraan menyebarkan semangat cinta kasih Tuhan. Sebaliknya tidak membawa konflik dan situasi buruk bagi orang lain .
Pesan berikut yakni sebagaimana kelahiran Yesus membawa damai ke tengah dunia, Umat Allah juga diutus membawa damai, berkat dan pembebasan bagi orang berdosa dengan mengamalkan kasih Tuhan dalam hidup sehari-hari.
Misa Kudus meriah dilanjutkan dengan liturgi ekaristi diiringi sejumlah lagu natal.
Diakhir perayaan Romo Frans menyampaikan ucapan selamat natal dari Uskup Pangkal Pinang, Mgr Pro. Dr. Adrianus Sunarko,OFM sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua petugas liturgi dan petugas keamanan dari TNI dan Polri.
Misa Kudus meriah ditutup dengan lagu Felix navidad yang dinyanyikan penuh semangat oleh seluruh umat.
Pantauan haluankepri.com, perayaan ekaristi berlangsung aman dan lancar dari awal hingga akhir meski umat membludak hingga memadati tenda di halaman parkir dan di gedung serbaguna.(nik)











