by

Banyak Anggota DPRD Kota Batam Tidak Masuk, Rapat Paripurna Batal

BATAM (HK) - Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto kecewa karena bangak anggota dewan tidak masuk kantor sehingga rapat Paripurna tidak kuorum dan batal dilaksanakan, Senin (30/12/2019).

Dari 50 anggota DPRD yang hadir dalam rapat Paripurna itu cuma 17 orang saja, bahkan beberapa dari fraksi tidak hadir sama sekali, baik ketua maupun anggotanya.

Rapat paripurna itu akan membahas tentang laporan Pansus pembahasan Rancana Perturan Daerah (Ranperda) perubahan Perda nomor 8 tahun 2016 tentang RPJMD Kota Batam 2016-2021 sekaligus pengambilan keputusan.

Rapat itu dipimpim langsung oleh ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto dan dihadiri oleh Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad dan beberapa OPD Kota Batam.

Sebelum rapat itu batal, terlebih dahulu dilakukan skor sebanyak 2 kali. Skor pertama selama 5 menit dan skor kedua 3 menit, namun kehadiran anggota Dewan tersebut tidak juga bertambah.

“Ini karena akhir tahun, mungkin anggota Dewan banyak yang pulang kampung dan keluar Kota. Permasalahan ini akan didudukan bersama nantinya,” ucap Nuryanto kepada haluankepri.com setelah rapat rapat itu digubarkan.

Seterusnya kata Nuryanto, dikarenakan rapat itu batal dilaksanakan, maka rapat itu kembali akan dijadwalkan oleh Banmus.

Kalau anggota dewan tidak hadir dan mau gimana lagi, ada yang pulang kampung dan ada yang keluar Kota. Ketua DPRD tidak bisa memaksa anggota untuk hadir, ketua DPRD hanya memimpin secara administratif.

“Saya ini hanya memimpin secara administratif, saya ketua bukan seperti Walikota, kalau Walikota ngomong maka bawahannya harus mendegarkan dan melaksanakan, tapi kalau di DPRD jika saya ngomong A maka anggota bisa saja melaksanakan B,” ucapnya.

Pantauan haluankepri.com sebagian dari fraksi yang tidak hadir dalam rapat tersebut, diantaranya adalah fraksi Gerindra, fraksi PAN, sedangkan dari fraksi PDIP hanya 1 orang saja, yakni ketua DPRD Kota Batam. (dam)

News Feed