by

Pemprov Kepri Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Babin

Tanjungpinang (HK)- Pemerintah Provinsi Kepri terus mendorong pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan Jembatan yang menghubungkan Pulau Batam dan Bintan.

Hal ini disampaikan pemerintah Provinsi Kepri kepada perwakilan Menko Maritim dan Investasi yang melakukan peninjauan tapak jembatan Batam Bintan tersebut, Sabtu (28/12) kemarin.

“Kita berharap, peninjauan ini dapat mempercepat pembangunan Jembatan Batam Bintan yang dapat berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi Kepri,” tegas Plt Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto.

“Apalagi keinginan membangun Jembatan Batam Bintan sudah diutarakan Presiden Jokowi April tahun ini,” ungkap Isdianto dihadapan Direktur Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim dan Investasi, Ridwan Jamaluddin.

Pada peninjauannya di tapak pertama, Ridwan dan tim memulai peninjauan melalui Kawasan Kabil. Masuk sebelum TPA Punggur ke arah sejumlah kawasan industri. Di sini, dari ketinggian lokasi, Isdianto dan Ridwan mendapat penjelasan dari tim terkait sesuai dengan DED yang sudah direview.

“Kawasan ini cukup tinggi dari permukaan laut. Hampir tiga kilometer dari tapak pertama, langsung terlihat Pulau Tanjungsauh. Di Tanjungsauh inilah landing point atau tapak kedua penghubung jembatan akan dipancang,” ungkap Isdianto.

Usai dari Kabil, Isdianto dan Ridwan bersama tim bergerak dengan Kepri 01 untuk menuju Pulau Tanjungsauh lalu ke Pulau Buau. Di Pulau Buau, akan ada pancang-pancang untuk menyelaraskan elevasi menjelang jembatan sampai di Bintan.

Selanjutnya, Rute dari Batam menuju Tanjungsauh panjangnya sekitar 2,17 km. Sedangkan bagian kedua, jembatan akan menghubungkan Pulau Tanjungsauh menuju Pulau Buau dengan taksiran panjang mencapai 3,9 km.

Sementara itu, untuk menghubungkan Pulau Buau menuju Kabupaten Bintan akan dibangun pula jembatan bagian tiga dengan panjang mencapai 0,9 km.

“Insya Allah, lahan sudah clear,” kata Isdianto saat Ridwan menanyakan kepastian lahan.

Tak hanya lahan, Ridwan juga menanyakan tentang RTRW, baik di Provinsi maupun Kabupaten Bintan dan Kota Batam. Menurut Isdianto semua sudah diselaraskan untuk mendukung pembangunan Jembatan Batam Bintan.

Memang semuanya berujung pada pendanaan yang dalam hitungan DED-nya mencapai angka Rp7 triliun. Kata Isdianto, daerah tak akan sanggup, karena itu, Kepri berharap pada kucuran pemerintah pusat.(efr)

News Feed