Natuna (HK) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Natuna, terus membangun pelabuhan guna mendukung konektivitas antarpulau dan membuka keterisolasian daerah.
Pada tahun ini, Dishub akan membangun sejumlah pelabuhan prioritas. Salah satunya merealisasikan pelabuhan Pulau Semiun, di Kecamatan Pulau Laut.
Semiun merupakan satu dari 127 pulau tak berpenghuni di Natuna. Akan tetapi, keberadaannya sangat strategis, berada di garda terdepan NKRI.
Pulau ini berada di koordinat 4° 31′ 9″ LU, 107° 43′ 17″ BT, berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Vietnam.
“Tahun depan, beberapa pelabuhan menjadi prioritas kita. Seperti di pulau Semiun, salah satu pulau terdepan,” ujar Kadishub Natuna, Iskandar Dj, Selasa (31/12) kemarin.
Selain itu kata Iskandar, beberapa pelabuhan lainnya juga menjadi prioritas menggunakan dana APBD. Diantaranya, Pelabuhan Penagi dan Pelabuhan apung di Kecamatan Pulau Tiga.
Sementara itu, anggaran dari pusat akan diprioritaskan untuk pelabuhan roro, di Sedanau, Serasan dan Penagi.
Kilas balik tahun 2019, Dishub telah menyelesaikan pembangunan 4 pelabuhan. Meliputi pembangunan lanjutan pelabuhan Seluan, Sumedang, Penagi dan Teluk Baruk.
Terkait kewenangan wilayah kabupaten yang hanya sampai di bibir pantai. Iskadar mengakui, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak provinsi soal pembangunan pelabuhan.
“Setiap kita bangun pelabuhan, kita koordinasi dengan pemerintah provinsi, baik itu dengan Dishub maupun Lingkungan hidup provinsi,” sebutnya. (fat)








