by

Presiden Tegaskan Natuna adalah Milik Indonesia

Natuna (HK) - Presiden RI, Joko Widodo melakukan kunjungan ke Natuna, pada, Rabu (8/1/2020). Ia disambut oleh Plt. Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I TNI, Laksamana Madya TNI Yudo Margono, Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadilah, dan Kapolda Kepulauan Riau, Irjen pol Andap Budi Reviano.

“Saya ingin menegaskan bahwa Natuna adalah wilayah Indonesia,” ucapnya.

Ia menegaskan, keberadaan Natuna sejak dahulu kala merupakan wilayah Indonesia dan tidak pernah dimiliki oleh negara lain.

“Tidak pernah ada yang memiliki Natuna selain Indonesia. Natuna ini secara defacto dan de jure milik Indonesia. Di sini ada 81 ribu penduduk, ada bupatinya dan ada gubernurnya,” tegas Presiden lagi.

“Kalaupun ada kapal asing yang mencuri ikan atau melakukan tindak pidana lainnya maka kita tindak,” ungkapnya.

Ia kemudian menyinggung SKPT Selat Lampa. Kawasan itu dibangun sejak 2015 lalu dan diresmikan pada 2017 lalu.

“Apakah ini bermanfaat bagi masyarakat khususnya nelayan,” tanya Presiden kepada nelayan dan dijawab “bermanfaat” secara serentak oleh nelayan.

Ia menyebutkan tujuan pembanguna itu adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Natuna. Disana terdapat sarana perikanan yang cukup lengkap sehingga masyarakat dapat bekerja dan memasarkan ikan hasil tangkapannya dengan mudah.

“Saya berharap masyarakat Natuna dapat memanfaatkannya sebaik mungkin,” pungkasnya. (fat)

News Feed