by

Menjajal Cadasnya Anak Sungai Sememal Karimun

Karimun (HK)-Menikmati petualangan alam bebas di Karimun tak pernah habis untuk dikupas. Karimun masih menyimpan hutan yang rapat yang didalamnya terdapat pohon-pohon tua dengan usia ratusan tahun. Pohon tersebut tumbuh di kawasan hutan lindung Gunung Jantan dan Gunung Betina. Diantara lembah dua pegunungan itu, mengalir anak sungai yang jernih.

Anak sungai di kawasan hutan lindung Karimun itu mengalir diantara cadasnya bebatuan granit. Gugusan batu dengan ukuran yang sangat besar tersebut nampak angkuh di tengah lebatnya hutan belantara. Di sela-sela bebatuan itu, gemericik suara air mengalir dengan pelan. Air yang tenang merupakan rumah bagi kawanan udang dan ikan air tawar.

Kawasan hutan lindung Gunung Jantan dan Gunung Betina di Sememal, Kelurahan Pasirpanjang, Kecamatan Meral Barat merupakan salah satu destinasi wisata alam bebas yang paling banyak diminati para penggiat alam bebas. Pintu masuk ke kawasan itu tidaklah sulit. Hanya berjarak sekitar 800 meter dari jalan raya Sememal-Pasirpanjang.

Beberapa anak muda penjelajah hutan rimba di Karimun menjadikan kawasan tersebut sebagai rumah kedua mereka. Hampir setiap pekan, mereka masuk ke dalam hutan. Tak pernah merasa penat, mereka terus menelusuri aliran anak sungai. Melompat dari satu batu ke batu yang lain hingga ke hulu, serasa memberikan tantangan baru.

Di pinggiran sungai, terdapat jalur setapak dengan kontur yang sempit. Di kanan-kirinya dihiasi tanaman perdu yang merambat. Beberapa diantaranya memiliki duri, jika tak hati-hati bisa menusuk kulit. Jalur tersebut juga banyak ditumbuhi pandan. Tanaman lain yang sering dijumpai adalah rotan yang menjalar.

“Kegiatan seperti ini hampir setiap akhir pekan saya lakukan bersama rekan-rekan yang hobi masuk hutan. Setiap kali turun, kami selalu mencari lokasi baru untuk diburu. Setelah menemukan lokasi yang betul-betul pas, maka pekan berikutnya kami akan ajak keluarga untuk camping bersama,” ungkap Agustya Sandi, didampingi tiga rekannya, Febri, Ilham dan dr Jhonny, Ahad (18/1/2020).

Menurut dia, camping bersama keluarga merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan. Banyak alasan aktivitas camping menjadi salah satu pilihan menghabiskan waktu akhir pekan bersama orang pilihan. Salah satunya, alam tidak pernah bosan menyuguhkan keindahan. Hutan tidak pernah jemu menghadiahi ketenangan.

“Hanya ditengah-tengah hutanlah kita bisa menikmati udara yang masih segar. Suara kicauan burung bersahut-sahutan, seolah mengajak kita untuk bercanda. Gemericik air di sela-sela bebatuan seakan bagai lantunan bait para penyair. Nuansa seperti itu takkan kita temui di tempat lain,” ujar Sandi.

Menurut dia, jika dikupas lebih dalam sebenarnya Karimun masih banyak menyimpan destinasi wisata alam. Bukan hanya di Pulau Karimun semata, pulau yang lain di Karimun juga menyimpan keindahan alam yang tak kalah hebat. Beragam flora dan fauna masih terjaga dengan baik disana.

“Berkegiatan di alam bebas, memang menyenangkan. Alam akan menjadi sahabat, jika kita menjaganya dengan baik. Bukan hanya hutan saja, seluruh isinya akan menjadikan kita teman ketika memiliki niat yang baik. Namun, alam akan kembali ke kodratnya ketika kita mulai menjahili mereka. Maka sayangilah hutan, mereka juga akan menjaga kita,” pungkasnya. (ham)

News Feed