Galang (HK) Warga Pulau Mubut laut, kelurahan Karas, Galang, digegerkan penemuan sosok mayat yang terapung di perairan pulau Mubut laut tersebut, Senin (20/1/20) sekira pukul 16.30 WIB kemarin sore.
Mayat jenis kelamin laki-laki dengan identitas bernama Bangkit Jeniari (26) berdomisili Kampung Jambelaer RT 008 RW 002 Kelurahan Jambelaer Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa barat.
Sedangkan ciri-ciri korban saat ditemukan memakai kemeja lengan panjang warna hitam kotak kotak dan memakai celana jeans warna biru dongker, celana dalam warna biru laut serta memakai sepatu kets warna hitan merk VANS.
Yang mirisnya lagi, ketika ditemukan warga sudah tanpa kepala lagi, dan tanpa pergelangan kaki sebelah kiri serta tanpa pergelangan tangan kiri dan kanan.
“Awalnya saya melaut cari Sotong, pada saat mau pulang kerumah saya lihat mayat laki-laki tanpa kepala dan pergelangan kaki dan tangan, makanya saya beritahu kepada warga,” ujar Sulaiman singkat kepada polisi.
Kemudian setelah ditemukan, warga setempat pun langsung melaporkan ke pihak kepolisian setempat. Seketika itu juga pihak kepolisian kelokasi serta tim Inafis Polresta Barelang.
Polisi pun mengamankan barang bukti dari saku celana depan bagian kanan ditemukan dan diamankan dompet warna hitam berisikan KTP, ATM BCA, ATM BNI, ATM BRI An dan uang rupiah pecahan seribu (1 lembar), 2 ribu (2 lembar), 5 ribu (2 lembar), 50 ribu (2 lembar).
Sedangkan, dari saku celana belakang sebelah kanan ditemukan dan diamankan masker, pecahan 2 ribu (1 lembar), 5 ribu (1 lembar), 20 ribu (2 lembar), uang koin 4 buah.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan paspor dari saku celana depan sebelah kiri.
Kepada awak media ini, Kapolsek Galang, AKP Herman Kelly membenarkan penemuan mayat lelaki tersebut oleh warga sekitar.
Herman melanjutkan, kronogis Kejadian bermula saat Sulaiman hendak pulang ke rumahnya sehabis mencari sotong. Dan tiba tiba ia melihat ada sosok mayat yang terapung di seputaran perairan tersebut.
Awalnya merasa ketakutan, Sulaiman pun langsung memberitahukan peristiwa tersebut ke warga sekitar M Nur dan Guntur, kemudian memberitahukan peristiwa tersebut ke Polsek Galang pada sore harinya.
“Saat dievakuasi, korban berada ditemukan ditengah laut sehingga agak sulit dievakuasi disebabkan ombak kuat dan angin kencang,” katanya menjelaskan, Rabu (22/1/20) siang.
Mendapati penemuan itu, personil polsek Galang dipimpin oleh Kapolsek Galang AKP Herman Kelly berkoordinasi dengan Polair Polresta Barelang dan Unit Identifikasi Polresta Barelang.
Selanjutnya mengevakuasi janazah yang ditemukan tersebut dan selanjutnya membawa korban ke RS Bhayangkara Polda Kepri guna penyelidikan lebih lanjut.
“Jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk divisum sambil guna penyelidikan lebih lanjutnya,” katanya. (ded)

