by

Dinkes Karimun Bantah 2 WN Malaysia Terpapar Virus Corona Masuk Karimun

Karimun (HK) - Masyarakat Karimun dibuat resah dengan beredarnya pesan berantai di sejumlah grup WhatsApp (WAG) yang menyebut dua warga negara Malaysia yang terpapar Virus Corona masuk ke Karimun.

Pesan tersebut menyatakan, “Yang hari ini ada ke pelabuhan (Karimun) dimohonkan untuk menggunakan masker penutup mulut. Karena baru saja ada 2 penumpang dari Malaysia terkena Virus Corona dan sekarang dalam pemeriksaan Karantina.”

Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi ketika dikonfirmasi, Senin (27/1/2020) mengatakan, informasi yang beredar di grup-grup WA tersebut adalah hoax. Dia meminta masyarakat Karimun tidak usah khawatir. Sebab, sampai saat ini Karimun masih aman dan tidak ditemukan kasus Virus Corona.

“Informasi yang beredar di grup-grup WA itu adalah hoax. Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. Sampai sekarang di Karimun tidak pernah ditemukan kasus Virus Corona. Karimun masih sangat aman. Kami sudah melakukan pendeteksian sejak dini terkait masuknya Virus Corona di pelabuhan,” ungkap Rachmadi.

Dikatakan, ketika dilakukan pengecekan alat thermal scanner yang dipasang di pelabuhan pada Jumat (24/1) lalu, memang ditemukan bayi asal Malaysia yang memiliki suhu tinggi diatas 38 derjat celcius. Namun, ketika dilakukan pengecekan ternyata bayi tersebut hanya mengalami demam biasa dan bukan masuk dalam suspect Virus Corona.

Begitu juga ketika di cek riwayat perjalanan bayi dan orang tua anak tersebut juga tidak pernah ke negara yang terkonfirmasi dinyatakan terpapar Virus Corona. Setelah dinyatakan aman, maka bayi beserta kedua orang tuanya dinyatakan bebas dari suspect Virus Corona.

“Jangankan positif terkena Virus Corona, yang dinyatakan suspect Virus Corona saja sampai sekarang belum ditemukan di Karimun. Jadi saya meminta siapa saja agar berhati-hati dalam menyebarkan informasi melalui media sosial. Sebab, informasi yang tak jelas bisa menyebabkan keresahan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Untuk mendeteksi masuknya Virus Corona ke Karimun, ujar Rachmadi, pihaknya bersama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan juga seluruh Puskesmas yang ada di Karimun sudah membentuk posko terpadu yang berada di pelabuhan Karimun. Petugas kesehatan ditempatkan di posko tersebut untuk mengecek penumpang kapal asal luar negeri.

“Tadi kami juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh tim kesehatan, mulai dari Kantor Kesehatan Pelabuhan dan juga pimpinan RSUD M Sani serta seluruh Kelapa Puskesmas di Karimun untuk membahas pengawasan secara bersama terkait penanganan masuknya Virus Corona ke Karimun,” pungkasnya. (ham)

News Feed