Karimun (HK) - Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) di Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing saat ini masih dalam tahap pengembangan pasca peninjauan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi baru-baru ini. Setelah perpanjangan bandara hingga 2000 meter, maka Bandara RHA layak didarati pesawat bombardir dan Boeing 737.
Kepala Bandara RHA, Fanani Zuhri mengatakan, saat ini Bandara RHA baru didarati pesawat jenis ATR 72 yang merupakan pesawat penumpang regional jarak pendek bermesin twin-turboprop yang dibangun perusahaan pesawat Prancis-Italia ATR. Pesawat ini memiliki kapasitas hingga 78 penumpang dalam konfigurasi kelas tunggal dan dioperasikan oleh dua kru penerbang.
“Kami menindanlanjuti secara cepat rencana pengembangan bandara yang saat ini 1400 meter menjadi 2000 meter untuk mendukung operasi penerbangan bombardir maupun Boing 737” ujar Fanani Zuhri usai rapat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan bersama Bupati Karimun dan stakehoder terkait di Bandara RHA, Rabu (5/2/2020).
Kata Fanani, Pemkab Karimun dan Bandara RHA sepakat bagaimana program pengembangan tersebut dapat berjalan sesuai dengan waktu yang cepat, sehingga waktu yang diberikan oleh Menteri Perhubungan maupun amanah dari Presiden Jokowi kalau selama 2 tahun ini pengembangan Bandara RHA bisa diselesaikan.
“Jika bandara ini sudah mampu didarati pesawat Boeing 737, maka kita tentu merasa bangga karena manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Karimun. Kami akan terus berupaya melakukan pengembangan agar bandara ini bisa segera diselesaikan sesuai permintaan Pak Menteri,” jelasnya.
Fanani menyebut, panjang landasan Bandara RHA saat ini adalah 1400 meterx30 meter dan satu tahun ke depan akan diperpanjang menjadi 1.600 meter dan program berikutnya akan dilanjutkan menjadi 2.000 meter. Dengan kondisi saat ini, baik landasan pacu maupun terminal Bandara RHA hanya mampu didarati pesawat jenis ATR 72.
“Saat ini, kami baru melayani Sushi Air dengan penumpang 12 sheet, namun bandara ini layak didarati pesawat jenis ATR 72. Pada Mei 2019 kemarin sudah dilakukan tes flight oleh Wings Air dan berjalan lancar serta aman. Pihak maskapai menyarankan bandara ini layak didarati ATR 72,” pungkasnya. (ham)




