Batam (HK) - Warga Perumahan Citra Batam yang terdampak dari runtuhnya pagar pembatas proyek Pollux Habibie pada beberapa waktu lalu, sudah menerima kompensasi dari pengembang apartemen Meisterstadt tersebut.
General Manager Meisterstadt Batam, Richie Laseduw, mengungkapkan perseroan telah mendata dampak dari insiden yang ditimbulkan dari bencana itu dan telah menanggung kerusakan yang terjadi.
Dia bersama Legal Manager dan manajemen Pollux Habibie menyerahkan kompensasi kepada warga di kantor manajamen di Harmoni One Batam Centre pada, Kamis (6/2/2020).
“Kompensasi diberikan pada keluarga di Blok D Perumahan Citra Batam,” ucap Richie, Sabtu (8/2/2020).
Dikatakannya, sejak insiden itu terjadi, perseroan langsung berkomunikasi dengan RT, RW, dan warga sekitar lokasi, untuk mendapatkan data terkait dampak yang ditimbulkan dan bersama-sama melakukan langkah konkret.
Sekaligus membangun ulang pagar dan membangun drainase yang terhubung dengan drainase utama Kota Batam.
Dijelaskannya, kompensasi itu diberikan secara tunai kepada warga yang terdampak langsung dari rubuhnya pagar pembatas. Perseroan masih dalam tahap pengumpulan data.
“Total 11 rumah terdampak yang berhasil kami data dan akan menyusul beberapa hari setelah bertemu langsung dengan pemilik rumah,” sambung Richie,” pungkasnya.
Diketahui, saat Batam dilanda hujan deras dan angin kencang beberapa hari lalu, pagar kolam resapan di depan area ruko Blok F kawasan megasuperblok Pollux Meisterstadt Batam atau Pollux Habibie Batam roboh dan mengalirkan sejumlah material bangunan tembok ke arah Perumahan Citra Batam. (dam)


