Batam (HK) - Dalam rangka HUT ke-19, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM-RI), BPOM Kepri gelar kegiatan Komunikasi Informasi Edukasi n Digital User Application (Kiendurian) di halaman Gedung BPOM Kepri, Nongsa, Batam pada Selasa (18/2/2020) pagi.
Kegiatan HUT BPOM itu dimeriahkan dengan beberapa rangkaian acara seperti, antraksi drum band, senam sehat bersama, tari kreasi.
Selain itu, wisata edukasi, curhat dapat solusi langsung dari kepala BPOM di Batam, quis, doorprize dan gimmick.
Kepala BPOM di Batam, Yosef Dwi Irwan, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan guna bagaimana memperdayakan masyarakat Kepri khususnya Batam agar menjadi konsumen yang cerdas dan bijak.
“Sehingga, melalui kegiatan ini nantinya konsumen dapat terhindar dari produk makanan maupun obat-obatan yang ilegal yang beresiko pada kesehatan,” jelas Yosef kepada haluankepri.com.
Apalagi menurutnya, Batam ini memiliki posisi buang strategis yang berbatasan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia.
“Tentunya ini ada dampak positif maupun negatifnya untuk Batam, sebagaimana dampak positifnya akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Batam,” jelas Yosef.
“Sementara dampak negatif yang harus kita antisipasi yakni masuknya produk-produk luar negeri yang belum terdaftar di BPOM tanpa mutu dan keamanan bagi konsumen,” pungkasnya.
Tampak beberapa anak-anak dari sekolah mulai tingkat TK Hingga SMA yang hadir sangat antusias mengikuti acara rangkaian HUT BPOM tersebut. (bob)
