by

Warga Sagulung Minta Kolam Maut Ditutup

Ko
SAGULUNG (HK) — Peristiwa yang menewaskan seorang pelajar di kolam galian di Kampung Cempedak, Sei Binti, Sagulung menuai protes warga.

Pasalnya, setelah didatangi TKP oleh pihak kepolisian setempat tak ada dilakukan penyelidikan selanjutnya. Bahkan kolam galian tersebut hanya dibiarkan begitu saja.

Di lokasi tak di pemasangan police line agar tak dilalui atau dibuat tempat arena permainan anak-anak sekitarnya.

“Seharusnya pihak kepolisian memasang police line agar tak dilintasi dan tak dibuat tempat permainan anak-anak sekitarnya. Ini dah jelas bahaya bagi anak sekitar ini. Ditakutkan lagi jika anak-anak bermain lagi dilokasi ini,” ujar Parlaungan Siregar warga sekitar, Selasa (25/2/20) siangnya.

Walaupun kasusnya sudah selesai atau pihak keluarga sudah berdamai dengan pihak penggali kolam ini, harus kolam maut itu harus ditutup kembali.

“Jangan menganga seperti ini lagi. Harusnya ditimbun ulang lagi agar tak membahayakan warga sekitar jika saat berkebun dilokasi ini,” katanya lagi.

Daerah ini merupakan tempat yang lumayan sepi. Jadi agar tak terulang memakan korban jiwa lagi, masyaraka setempat meminta keras kepada pemerintah terkait agar segera ditimbun kolam galian maut tersebut.

“Lokasi ini kan daerah lumayan sepi. Palingan hanya pekebun saja yang dilokasi ini. Jadi meski ada kejadian tak bisa langsung menolong jika ada korban lainnya apabila tak ditimbun ulang,” sebutnya sambil berharap.

Sementara Camat Sagulung, Reza Khadafy membenarkan memang ada pelajar tewas tenggelam di kolam galian itu. Camat Sagulung pun memerintahkan kepada Lurahnya agar turun mengecek lokasi kolam tersebut.

“Informasi kolam galian itu sudah lama disana. Kita juga masih menelusuri siapa pemilik kolam tersebut. Jika sudah tahu siapa pemiliknya, kita minta seperti apa pertanggungjawabannya. Kolam itu juga harus ditutup, jangan sampai memakan korban lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, hendak cari ikan di kolam galian, seorang pelajar SMPN 36 Batam yang di Sagulung tewas tenggelam tepatnya dikampung Cempedak RT001/RW016 Keluharan Sei Binti, Sagulung, Minggu (23/2/20) sekira pukul 15.30 WIB siang kemarin.

Korban tersebut yakni Jibril Yusuf Tanjung (14) duduk di bangku kelas 2 yang juga tinggal di Kavling Sagulung Baru Blok F No 51 RT004/ RW003 Kelurahan Sei Binti, Sagulung datang kelokasi bersama 3 orang rekannya.(ded)

News Feed