by

Meski Musim Kemarau, PDAM Tirta Karimun Jamin Pasokan Air ke Pelanggan Terpenuhi

KARIMUN (HK) - Musim kemarau panjang melanda Karimun. Sudah tiga bulan lebih, negeri Bumi Berazam ini tidak diguyur hujan. Warga Karimun mulai dilanda kekeringan. Sumur sebagai sumber mata air bersih bagi warga disana juga sudah banyak yang kering. Ternyata, waduk Sei Bati sebagai sumber air baku PDAM Tirta Karimun masih cukup memenuhi ribuan pelanggan di Karimun.

“Cadangan air kita di waduk Sei Bati masih cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di Pulau Karimun. Memang, kalau kita lihat debet air di waduk Sei Bati sudah berkurang hingga 2 meter. Namun, cakupan air yang ada masih mampu menyuplai pelanggan,” ungkap Direktur PDAM Tirta Karimun, Indra Santo di Tanjungbalai Karimun, Kamis (5/3/2020).

Indra Santo meminta kepada seluruh pelanggan PDAM Tirta Karimun untuk tidak usah khawatir dengan kondisi kemarau saat ini. Pihaknya akan terus berusaha memenuhi kebutuhan air bersih bagi seluruh pelanggan yang ada di Pulau Karimun Besar. Jika debet air waduk Sei Bati makin berkurang maka pihaknya akan melakukan konektivitas dari waduk Dang Merdu dan belakang Kodim.

“Air waduk Sei Bati saat ini masih mencukupi. Jika debet air mulai berkurang, maka kami akan melakukan konektivitas dengan waduk Dang Merdu yang berada di hulu dan juga waduk belakang Kodim yang berada di atasnya lagi. Intinya, kami jamin ketersediaan air bersih bagi pelanggan tercukupi,” jelas Indra.

Bukan hanya itu, pihaknya PDAM Tirta Karimun pada tahun ini juga mulai memanfaatkan air Danau Sentani sebagai sumber air untuk menyuplai ke rumah pelanggan. Danau Sentani berada di Jalan Poros Karimun, danau tersebut terbentuk bekas galian tambang timah darat di Karimun.

Dikatakan Indra, tahap awal pemanfaatan Danau Sentani untuk menyuplai kebutuhan air bersih bagi calon pelanggan di Perumahan Taman Mutiara Karimun (TMK) yang berada di Kelurahan Bukit Tembak, Kecamatan Meral. Rencananya, penyaluran air ke TMK dimulai pada awal Februari tahun ini.

Sebelum air yang berada di Danau Sentani itu digunakan untuk kepentingan masyarakat, PDAM Tirta Karimun telah melakukan uji baku mutu di laboratorium Dinas Kesehatan Batam. Dari hasil uji laboratorium menyatakan, kalau air yang ada di Danau Sentani bersih dan layak untuk konsumsi. Namun, harus dimasak terlebih dahulu.

“Terkait baku mutu air di Danau Sentani, kami sudah membawa sampel air di danau tersebut ke Dinas Kesehatan Kota Batam. Dari hasil uji laboratorium menyatakan kalau air Danau Sentani layak untuk digunakan masyarakat. Selain Danau Sentani, waduk di Pongkar dan Sei Bati juga sudah diuji dan layak konsumsi,” ungkap Indra Santo.

Selain dinyatakan layak konsumsi, air di Danau Sentani juga memiliki kandungan yang cukup banyak. Bahkan, diprediksi air di danau tersebut tidak akan kering meski musim kemarau melanda Kabupaten Karimun. Sebab, Danau Sentani merupakan danau bekas galian timah terbesar di Karimun dan memiliki mata air sendiri.

“Selama ini, kita perhatikan air Danau Sentani tidak pernah kering meski pada musim kemarau. Apalagi, kami sudah melakukan pengecekan, ternyata di danau tersebut sudah terdapat sumber mata air, meski tak besar. Tapi kita tak tahu juga apakah 10 tahun ke depan, setelah air itu kita ambil nanti volumenya bisa berkurang. Mudah-mudahan saja tidak sampai kering,” pungkasnya.(ham)

News Feed