by

Susur Anak Sungai Batuan Cadas untuk Gapai Puncak Lembah Murni Karimun

KARIMUN (HK) - Mengupas keindahan alam Karimun takkan pernah bosan untuk dibahas. Daerah itu kaya akan hutan, anak sungai air tawar dan sumber daya hayati lainnya. Keindahan alam Karimun itu akan lebih terasa, ketika dinikmati dengan mencumbuinya secara langsung. Apalagi bersama orang-orang yang memiliki hobi sama. Penempuh rimba.

Keberagaman sumber daya alam Karimun masih tersimpan rapat di penghujung utara Pulau Karimun Besar. Bahkan, hutan dan sungainya masih ada yang belum tersentuh tangan manusia. Hutan tersebut masuk dalam kawasan konservasi yang dilindungi, dengan status Hutan Lindung Gunung Jantan dan Betina.

Dibalik keberagaman itu, tentu saja tersimpan pemandangan yang luar biasa indah. Hanya saja, untuk menemukan keindahan itu dibutuhkan perjuangan yang berat. Seperti puncak bebatuan cadas anak sungai Lembah Murni yang berada di Kecamatan Meral Barat ini. Disini, akan terbentang cakrawala lautan Karimun yang membentang luas.

Untuk menggapai puncak bebatuan cadas tersebut, pengunjung harus memasuki lebatnya hutan belantara dan menyusuri anak sungai. Anak sungai Karimun yang didominasi oleh bebatuan granit memang tidak memiliki debet air tinggi sebagaimana anak sungai pada umumnya. Terlebih pada musim kemarau saat ini, airnya hanya mengalir disela-sela bebatuan.

Air yang mengalir di sela-sela bebatuan cadas tersebut sangatlah jernih. Air itu berasal dari mata air Gunung Jantan dan Gunung Betina. Di dasarnya, tumbuh lumut sebagai rumah bagi udang, kepiting dan ikan air tawar. Bebatuan anak sungai itu bahkan memiliki ukuran yang sangat besar.

Dari pintu masuk ke puncak bebatuan cadas Lembah Murni tersebut, pengunjung harus melewati jalan setapak yang banyak ditumbuhi ilalang di kanan dan kirinya. Begitu sampai di bibir anak sungai, maka bisa langsung menyusuri anak sungai dengan melompat dari satu batu ke batu yang lain.

Dari awal perjalanan, susunan batu yang tak beraturan itu makin lama makin menanjak. Bahkan, ada salah satu batu dengan ukuran yang sangat besar terbelah dua, yang kemudian membetuk seperti pintu gerbang untuk dilewati. Di lokasi lain, kadang ditemukan cekungan yang dalam menyerupai kolam di tengah hutan.

Begitu mulai mendekati puncak bebatuan cadas, tanjakan makin berat. Bahkan, puncak bebatuan cadas itu sendiri berada diatas dinding batu cadas yang kokoh. Untuk menggapainya, harus memanjat pelan-pelan dengan cara merangkak. Ketinggian dinding batu itu bisa mencapai puluhan meter.

“Puncak bebatuan cadas ini, sebenarnya berada di tubuhnya Gunung Jantan. Untuk mencapai puncak ini, kami terpaksa memanjat dinding batu dengan posisi vertikal. Kami harus merangkak secara perlahan-lahan, mencari celah diantara batu, agar tangan bisa berpegangan,” ungkap Dodi, warga Pasirpanjang yang melakukan pendakian, Minggu (8/3/2020).

Dodi menyebut, menggapai puncak bebatuan cadas itu memang sangat susah. Namun, beratnya perjuangan itu akan terbayarkan begitu telah sampai di puncak. Di puncak cadas terdapat kontur batu yang datar. Sementara, di depannya terdapat ruang terbuka yang tidak dihalangi pohon. Darisana, akan terpampang hamparan laut Karimun yang luas.

Saat melakukan pendakian ke puncak bebatuan cadas Lembah Murni, Dodi tidak sendirian. Dia menikmati perjalanan itu bersama rekannya Sandi, Deni dan Ilham. Saking tak maunya melewati keindahan tersebut, rombongan ini akhirnya memutuskan untuk ngecamp dengan memasang hammock serta flysheet di puncak cadas tersebut.

Bukan hanya itu, di tengah bebatuan cadas tersebut, juga muncul semburat air dari rerimbunan semak-semak. Air itu seolah-seolah keluar dari dinding hutan yang lebat. Air segar pegunungan itu mengalir secara perlahan-lahan diantara bebatuan cadas yang cekung. Meski posisinya jauh diatas gunung, namun di dalam air masih banyak terdapat udang air tawar.

Di sebelah kiri dan kanan puncak bebatuan cadas itu, tumbuh pohon-pohon yang ukuran yang tidak terlelalu besar. Alasan pohon-pohon disana tak bisa tumbuh besar, tumbuhnya di atas bebatuan. Lokasi tersebut sangat bagus untuk dijadikan lokasi kemping. Selain memilik pemandangan yang bagus, juga dekat dengan sumber air bersih. (ham)

News Feed