Karimun (HK) - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Karimun memulangkan satu orang warga negara Malaysia, Mohamad Razi bin Salim (39) ke negara asalnya karena diduga suspect corona, Rabu (11/3/2020) sekitar pukul 07.45 WIB menggunakan kapal Fery MV Ceria Indomas tujuan Johor, Malaysia.
Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi mengatakan, warga Malaysia tersebut datang dari Malaysia, Selasa (10/3/2020) sore ke Karimun. Dia datang menggunakan kapal terakhir dari Johor, Malaysia. Begitu melewati thermal scanner yang bersangkutan terdeteksi memiliki suhu tubuh diatas 38 derajat celsius.
“Begitu dia terdeteksi memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan. Ternyata, yang bersangkutan juga mengalami demam dan batuk pilek. Dia kemudian dikarantina selama satu malam di kantor KKP yang ada di pelabuhan,” ungkap Rachmadi.
Dijelaskan, karena warga Malaysia tersebut masuk ke Karimun pada sore hari dan tak ada lagi kapal yang berangkat ke Malayia, maka dia diinapkan satu malam di ruangan khusus yang ada di KKP Karimun, lokasinya di pelabuhan. Jadi, selama satu malam dia menjalani karantina dan pagi harinya langsung diberangkatkan ke Malaysia.
Rachmadi menyebut, pengawasan masuknya virus corona ke Karimun terhadap penumpang yang turun dari kapal baik internasional maupun domestik makin diperketat. Saat ini, dua pelabuhan di Karimun itu sudah dipasang thermal scanner yang berfungsi untuk mendeteksi suhu tubuh manusia.
Terkait pengawasan corona, dirinya berharap kepada Bupati Karimun agar meminta kepada Gubernur Kepri untuk makin memperketat pengawasan di pintu keluar pelabuhan Batam dan Tanjungpinang. Dia berharap, agar penumpang yang keluar dari Batam dan Tanjungpinang bisa dipastikan terbebas dari corona. Sebab, ranah antar kabupaten/kota itu berada di tangan gubernur.
Dikatakan, saat ini status Karimun masih aman dari kasus corona. Beberapa waktu lalu Dinas Kesehatan Karimun memang memantau 7 orang yang diduga suspect corona. Bahkan, satu orang diantaranya dilakukan karantina rumah. Namun, dari semua yang dipantau itu, masa inkubasinya sudah lewat dan hasilnya negatif corona. (ham)
