BATAM (HK) - Plt Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto mengatakan, Provinsi Kepri harus mempunyai kader Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Oleh karena itu Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah X-D Kepri harus bersinergi dengan pemerintah.
Menurut Isdianto, kader-kader SDM yang unggul itulah nantinya yang mampu dan yang akan bisa melanjutkan mengembangkan pembangunan Provinsi Kepri ini ke depan.
Hal itu disampaikan oleh Isdianto dalam sambutannya saat pelantikan Pengurus APTISI Wilayah X-D Kepri masa bakti 2020-2025, Selasa (10/3/2020) malam di Golden Prawn, Bengkong Laut.
“Jujur saja saya sampaikan saat ini SDM Provinsi Kepri belum unggul secara keseluruhan, oleh karena itu saya sangat berharap melalui APTISI ini untuk bisa memberikan masukan dan pemikiran apa yang harus kita lakukan untuk SDM supaya tidak salah dalam melakukan kebijakan,” ucap Isdianto.
Sementara itu, ketua APTISI X-D Kepri yang juga Rektor Universitas Ibnu Sina Batam, Dr Mustaqim mengatakan, pihaknya siap membantu pemerintah Provinsi Kepri untuk membuat program-program yang baik untuk pengembagan perguruan tinggi di Kepri dan SDM.
Yakni dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah Provinsi. Karena dulu para dosen diberikan bantuan pendidikan, perguruan tinggi diberikan bantuan pembanguna fisik dan untuk kedepannya hal itu harus disinergikan kembali.
“Dengan kepemimpinan pak Isdianto saat ini kita mempunyai jalan untuk melakukan hubungan baik, yaitu melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, sebab kami juga diarahakan agar APTISI harus ikut dalam Musrenbang,”
APTISI lanjutnya, juga siap untuk menyusun program-program yang berhubungan dengan pendidikan tinggi dan pembinaan terhadap Universitas dan perguruan tinggi yang ada di Provinsi Kepri ini.
“Di Kepri ini yang bergabung dengan APTISI sebanyak 30 perguruan tinggi. Yakni untuk Batam 18 perguruan tinggi, selebihnya adalah di Tanjung Pinang, Bintan, Karimun,” ungkapnya.(dam)
