Sagulung (HK) - Walikota Batam yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, bersama jajarannya meninjau tanah miring yang ditempati pedagang di Simpang Barelang, Sagulung, Selasa (10/3/20) sore kemarin.
Walikota Batam mengecek secara langsung tanah miring yang berada di lapak atau pedagang simpang Barelang.
“Kemarin beliau hanya meninjau terkait struktur tanah nya saja,” kata Lurah Tembesi, Arfie, Rabu (11/3/20) paginya.
Tak hanya itu, pemerintah Kota Batam akan membuka lebar Simpang Tembesi atau Simpang Barelang untuk ditata ulang.
“Simpang Barelang ini sudah tidak pas lagi. Anggaran 2020 ini sudah dimasukkan. Simpang ini akan dibongkar habis. Ada bundaran, ada air mancur nantinya, kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi usai meninjau lokasi, saat itu.
Pasalnya, simpang tiga ini merupakan akses menuju lokasi wisata Barelang yang berjarak sekitar 9 km dari jembatan I Barelang atau Jembatan Raja Haji Fisabilillah.
“Kalau hari libur ini macet total. Apalagi minggu sorenya masyarakat dari Galang keluar dengan pulang bersamaan,” tuturnya.
Terkait para pedagang di Simpang Barelang, Rudi pun berharap dapat pindah dan mencari lokasi lain. Karena simpang ini akan dibuka dengan lengan jalan yang besar. Sehingga kendaraan tidak akan ada yang berhenti di dekat persimpangan seperti sekarang ini.
Sementara, salah satu pedagang dilokasi hanya pasrah apalagi kehadiran pemerintah kota Batam.
“Iya kalau gini kita pasrah aja pak. Mau gimana lagi, soalnya pak walikota Batam sudah meninjau langsung ke belakang kapal kita ini,” ujarnya emak-emak pedagang minuman dilokasi. (dedi/haluankepri)
