by

Apri Tunda Event Tour de Bintan 2020

BINTAN (HK) - Bupati Bintan, Apri Sujadi resmi menunda event Tour de Bintan 2020 yang sedianya dilaksanakan akhir bulan ini.

Apri mengatakan, kebijakan ini diambil sebagai upaya melindungi masyarakat Bintan dari potensi paparan virus corona atau covid-19.

Saat rapat pembahasan, Apri menegaskan, Tdb 2020 resmi ditunda sebagai sikap antisipatif.

“Pada dasarnya kita siap menyelenggarakan event tersebut, namun langkah antisipatif harus tetap dilakukan mengingat beberapa negara pintu masuk seperti negara Singapura dan Malaysia telah mengambil sikap menutup pintu bagi wisman atas situasi perkembangan terakhir,” papar Apri, Jum’at (13/3).

Ia mengatakan, penundaan event tersebut dilakukan tidak dalam batas waktu yang ditentukan. Langkah prosedur dan standard yang berlaku tetap diperlakukan. Dimana saat ini, seluruh pintu masuk wisman masuk ke Bintan tetap akan diawasi secara ketat.

“Kita sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak, namun hasil keputusannya kita terpaksa menunda, terkhusus melihat perkembangan situasi terakhir,” tegasnya.

Dirinya juga mengapresiasi dimana pada Tour de Bintan 2019, jumlah peserta yang mendaftarkan tergolong ramai. Dari total jumlah 854 peserta, 125 orang diantaranya pembalap wanita dan sisanya pembalap pria.

Hal menarik lainnya, peserta yang paling banyak berasal dari Singapura, Indonesia, Hongkong, Malaysia, Australia, China, Jepang, India dan Filipina.

“Di lokasi beberapa daerah, juga sudah meninjau ulang dengan membatalkan kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang banyak,” tutupnya.

Sebelumnya, Indra Setiawan, anggota DPRD Bintan meminta agar Bupati Bintan Apri Sujadi meninjau kembali event tersebut. Sebab, beberapa event-event besar di Indonesia dibatalkan lantaran khawatir menjadi ‘pintu masuk’ virus corona.

Apalagi, event TdB tahun ini menargetkan kedatangan turia asing lebih dari 1.000 orang. “Toh banyak juga beberapa daerah yang sudah meninjau ulang kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang banyak,” ungkap Indra, Jum’at (13/3) siang.

Rencana hajatan akbar tahunan itu yang tinggal beberapa hari lagi, butuh persiapan matang terutama dalam mencegah masuknya covid-19 ke Bintan. Indra Setiawan menyarankan agar bidang kesehatan melibatkan provinsi dan pusat terkait pengawasan kesehatan peserta TdB nanti.

“Kalau tidak bisa maka sebaiknya kegiatan dibatalkan demi melindungi masyarakat Bintan,” kata politisi PDI-P Bintan itu.(oxy)

News Feed