by

Satu Warga Tanjungpinang Positif Covid-19

TANJUNGPINANG (HK) - Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kepri mengumumkan bahwa saat ini terdapat satu pasien positif Covid-19 atau Infeksi Korona yang berasal dari kota Tanjungpinang.

Hal ini disampaikan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudayana saat konferensi pers di kantor BNPB Provinsi Kepri,Selasa (17/3).

“Untuk Provinsi, telah dikonfirmasi Kementerian Kesehatan, bahwa terdapat satu orang pasien yang dinyatakan positif Covid-19,” ungkap Tjetjep.

Yangmana, dijelaskan Tjetjep, psien yang berjenis kelamin laki-laki ( 71 ) memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia tanggal 5 Maret lalu untuk berobat.

“Yang bersangkutan pernah melakukan perjalanan ke Malaysia dan langsung pulang dihari yang sama tanggal (5/3) kemarin ,” jelas Tjetjep.

Tjetjep mengatakan bahwa pasien yang berinisial TK tersebut kesehariannya bekerja di pasar Tanjungpinang dengan membuat dan menjual tahu.

“Saat ini setelah dinyatakan positif, terdapat lebih 20 orang yang mengalami kontak dengan pasien positif sudah dilakukan observasi dan isolasi,” tegas Tjetjep.

Menurut Tjetjep, sampel lendir tenggorokan ke 20 orang Orang Dengan Pengawasan ODP pasien tersebut telahpun dikirim untuk dipastikan.

“Tak hanya ke 20 orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 tersebut saja, orang-orang yang pernah berkontak dengan ke 20 orang ODP tersebut kita akan observsi,” ungkap Tjetjep.

Tjetjep berharap langkah cepat pihaknya dan seluruh instansi kesehatan di Provinsi Kepri ini dapat memutuskan mata rantai penularan virus Covid-19 ini.

Sementara itu, Dirut RSUP Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepri dr Elfiani Sandri mengatakan bahwa hingga saat ini kondisi pasien positif Covid-19 tersebut dalam keadaan stabil.

“Saat ini keadaan pasien masih stabil, hanya saj batuk masih ada namun demamnya tidak ada, sesaknya sudah tidak namun masih menggunakan oksigen untuk mengantisipasi,” tegas Dr Elfiani Sandri.

dr Elfiani Sandri juga memastikan bahwa untuk pengobatan dan perawatan pasien positif Covid-19 tersebut semua telah memenuhi standar dan aturan yang ada.

“Untuk fasilitas, pengobatan , ruang isolasi dan perawatan telah siap dan dipersiapkan dengan baik,” ungkap dr Elfiani Sandri.

Bahkan kedepannya, lanjut Elfiani pihaknya bakal mengambil kebijakan untuk meniadakan jam besuk bagi pasien di RSUP Raja Ahmad Thabib sebagai langkah antisipasi lebih lanjut.(Efr)

News Feed