BATAM (HK) - Terkait adanya satu orang warga Kota Batam positif terjangkit virus Corona yang saat ini sedang dirawat diruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam.
BACA JUGA : Deteksi Dini Covid-19, Diskes Lantamal IV Pemeriksaan Suhu Tubuh
Maka petugas Dinas Kesehatan Kota Batam mulai saat ini sedang dilakukan proses kontak tracing terhadap semua orang yang ditenggarai telah kontak dengan satu orang yang dinyatakan positif Corona itu.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, sampai sejauh ini terdata lebih dari 60 orang close contact yang akan dilakukan tindakan pengkarantinaan dan pengambilan sample swab.
“Pengkarantinaan 60 orang lebih itu bakal dimulai dari besok dan di Asrama Haji Batam Center,” ucap Didi disela-sela konferensi Pers bersama Walikota Batam terkait adanya satu orang warga Batam yang positif terjangkit Corona itu, Kamis (19/3/2020) dikantor Walikota Batam.
Dikatakan didik, terkait kasus itu perhitungan secara kasarnya, ada lima titik perhitungan panas yang dilewati oleh yang bersangkutan positif Corona itu. Pertama adalah titik didalam pesawat dari Jakarta menuju Batam. Dimana dalam pesawat itu ada sekitar 30 orang.
Titik kedua adalah, saat dia dalam mobil dari Bandara Hang Nadim Batam menuju rumahnya, seperti supir taksi atau orang yang menjemputnya yang diperkirakan 3 orang.
Titik ketiga, adalah dirumahnya, yang mana dirumahnya itu ada suami dan anaknya 2 orang. Titik keempat adalah saat dia berobat ke faskes primer dekat rumahnya dengan jumlah petugas kesehatan 5 orang.
Titik kelima adalah saat disalah satu rumah sakit tempat dia berobat, dimana diperkirakan sebanyak sekitar 33 orang. Jadi cukup banyak orang yang melakukan kontak langsung dengan yang positif Corona itu.
“Tapi orang yang akan pasti dapat duluan adalah para petugas rumah sakit tempat dia berobat itu, petugas klinik dan keluarganya yang dirumahnya, untuk sisanya akan kita lacak terus dan akan diperiksa dalam waktu dekat ini,” jelasnya.
Ditambahkannya, rumah sakit di Kota Batam yang sudah mempunyai ruang isolasi adalah 19 rumah sakit. Dengan dijadikannya Asrama Haji Batam Center tempat Karantina maka akan sangat membatu para petugas kesehatan.
“Asrama Haji Batam Center yang akan kita pakai tempat Karantina itu ada sebanyak 40 ruangan, yakni ruangan bagian belakangnya. Besok akan ada 9 orang yang akan kita masukan dikarantina di Asrama Haji Batam Center ini,” pungkasnya (dam)


