BATAM (HK) - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, Ir Cahya mengatakan efek dari wabah Corona para pengusaha di Kota Batam sekarang bisnisnya lagi sedang sakit. Salah satu contohnya adalah para pengusaha kapal.
Saat ini penumpangnya sangat sepi, bahkan kapal dari Singapura ke Batam penumpangnya ada 1 orang saja. Namun para pengusaha harus pintar-pintar mengelola dan jangan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya.
“Semua Mall di Batam sepi, pabrik orderannya turun hingga 30 persen bahkan ada yang shutdown,” ujar Cahya setelah pertemuan yang diadakan Walikota Batam dengan para pengusaha, TNI dan Polri di Starbucks Batam Center, Jumat (20/3/2020).
Untuk hal itu lanjutnya, dia mengimbau agar para para pengusaha dan masyarakat sama-sama berdoa agar masalah ini cepat berakhir dan Batam aman. Masyarakat Batam tidak boleh panik dan takut para pengusaha akan ikut membantu menyelesaikan permasalahan Corona ini.
Dimana para pengusaha di Batam sepakat untuk melakukan pengumpulan dana agar pencegahan penyebaran corona lebih efektif dan lebih cepat dilaksanakan oleh pemerintah Batam sehingga bisa diisolasi.
“Tahap pertama ini ditargetkan kami mengumpulkan dana 20 M, dan sudah terkumpul 10 M. Donasi yang dikumpulkan itu adalah dalam bentuk uang yang nantinya digunakan untuk operasional oleh Pemko Batam dilapangan dalam memberantas Corona,” pungkasnya. (dam)


