by

Ledakan Tug Boat di PT Bandar Abadi Terus Diselidiki

Batam (HK) - Kasus meledaknya tug boat Maju Jaya di kawasan PT Bandar Abadi, kelurahan Tanjung Uncang, Batuaji terus dilakukan pemeriksaan.

Bahkan, tim Labfor Forensik Polda Sumatera Utara (Sumut) bersama tim identifikasi Polresta Barelang langsung turun ke lokasi untuk menindaklanjuti serta mengecek kejadian sebenarnya.

Hal itu dilakukan oleh permintaan pihak Kepolisian daerah (Polda) Kepri dan Polresta Barelang guna mengetahui lebih detailnya peristiwa yang menewaskan satu orang meninggal dan 4 orang lagi mengalami luka-luka.

Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe membenarkan jika tim Labfor Forensik Polda Kepri bersama tim identifikasi Polresta Barelang sudah terjun kelokasi untuk mengidentifikasi peristiwa tersebut.

“Iya benar, kemarin tim labfor Forensik Polda Sumut yang didampingi oleh tim identifikasi Polresta Barelang untuk mengetahui secara detailnya peristiwa tersebut,” kata Syafruddin, Jumat (20/3/20) siang.

Namun, lanjut Kapolsek Batuaji, hasilnya belum dikirim dari Polda Sumatera Utara (Sumut) Medan.

“Kita masih menunggu hasilnya,” ujarnya menjelaskan.

Diberitakan sebelumnya, sebuah tug boat Maju Jaya yang berlabuh di PT Bandar Abadi meledak dan menewaskan 1 orang pekerja bernama Rihat Aruan (55) dan 5 luka bakar, Sabtu (14/03/20) kemarin.

Tak hanya sekali, kasus laka kerja di PT Bandar Abadi, Tanjung Uncang, Batuaji terjadi pada Agustus tahun 2014 lalu, yang menewaskan 4 orang dan 17 pekerja lainnya luka-luka setelah kapal tongkang SWTPP meledak tiba-tiba di kawasan perusahaan tersebut.

Kemudian, Sabtu (8/6/18) kembali dilaporkan 2 orang tewas di PT Bandar Abadi. Dua orang tersebut merupakan Joe Sihombing dan Muslim Ritonga dinyatakan tewas setelah membuka tutup tangki tongkang yang dikerjakan. (ded)

News Feed