by

Antisipasi Virus Corona, Pasar Kaget di Trans Barelang Ditutup Sementara

SAGULUNG (HK) — “Mau kemana lagi kami cari makan pak, kalau nggak dari pasar kaget ini”. Hal ini disuarakan para pedagang pasar kaget di jalan trans Barelang, Tembesi, Sabtu (21/3/20) sore kemarin.

Kesra, salah satu pedagang pasar kaget di jalan trans Barelang mengakui sangat keberatan jika pasar kaget ditutup sementara waktu.

“Jadi kami makan apa pak. Kami jualan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kami,” katanya senada pasrah.

Hal yang sama diungkapkan Julius, pedagang lainnya. Ia juga mengatakan, sangat tak setuju jika pasar kaget ini ditiadakan. Namun jika langkah ini sudah diputuskan oleh pemerintah, kita tak bisa mengangkal.

“Mau tak mau kita harus ikut aturan lah. Ini mungkin langkah yang baik untuk antisipasi penyebaran virus corona ini. Ini mungkin yang terbaik yang dilakukan pemerintah kita,” katanya menjelaskan.

“Iya benar, pasar kaget di jalan trans Barelang itu kita tiadakan dulu dan diharapkan tidak berlangsung sampai dua minggu kedepannya,” ujarnya Lurah Tembesi, Arfie, saat dikonfirmasi, Minggu (22/3/20) siang.

Pemerintah Kota Batam melalui pihak Kelurahan Tembesi, Sagulung menutup atau meniadakan pasar kaget di seluruh Sagulung. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran dan penularan virus corona saat ditempat keramaian.

Diketahui melalui Satpol PP Kecamatan akan mengawasi tempat-tempat keramaian diseputaran Sagulung. Sebab, sebelumnya Walikota Batam juga sudah memutuskan untuk menghentikan aktivitas yang mengundang massa dalam jumlah besar.

Hal itu dalam rangka peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan virus corona. Penutupan ini diberlakukan terutama lokasi-lokasi hiburan kuantitas pengunjung yang ramai. Pasalnya, penyebaran Covid-19 dirasakan betul dampaknya.

Masyarakat jadi enggan keluar rumah dan berada di keramaian. Akibatnya, titik berkumpulnya orang menjadi sepi.(ded)

News Feed