by

Sempat Kontak Pasien Positif Corona, 40 Jemaat GPIB Bahterah Hayat Batuaji Dijemput

Batam (HK) - Pemerintah Kota Batam bersama kepolisian saat ini tengah menyisir dan melakukan penjemputan terhadap puluhan jemaat GPIB Bahterah Hayat Batuaji untuk dikarantina.

Sebanyak 40 orang jemaat GPIB itu sempat kontak dengan pasien positif virus Corona yang kini sudah dinyatakan meninggal dunia di RSUD Embung Fatimah pada, Minggu (22/3/2020) malam.

Hal itu dibenarkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi saat dihubungi haluankepri.com, Senin (23/3/2020).

“Iya benar, saat ini pihak kepolisian dan Pemerintah Kota Batam mengadakan penjemputan kepada semua jemaat tersebut untuk dicek dan dikarantina,” ungkap Didi.

Didi menjelaskan, ada sekisar 40 orang jemaat yang sempat bersalaman dengan pasien sebelum meninggal dunia. Sebelumnya suami pasien juga sudah diisolasi.

“Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran wabah virus Corona,” jelas Didi.

BACA JUGA : 5.985 WNI dari Malaysia Sudah Masuk Karimun, Kapal Distop Sampai Jam 12 Siang

Tentunya, sebelum dilakukan penjemputan terhadap 40 orang jemaat GPIB Bahterah Hayat itu, mereka sudah sempat bersebaran di Batuaji.

Untuk itu, Didi mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada, jaga jarak, hindari keramaian dan pertemuan-pertemuan, jaga kebersihan, perbanyak di rumah dan banyak berdoa.

Diberitakan sebelumnya, satu pasien positif virus Corona dinyatakan meninggal dunia di RSUD Embung Fatimah pada Minggu (22/3/2020) sekira pukul 19.30 WIB.

Pasien tersebut merupakan seorang ibu pendeta di GPIB Bahterah Hayat Batuaji, Pdt SPD. (bob)

News Feed