by

Kadinkes Karimun: Utamakan Cuci Tangan dan Berdiam di Rumah

KARIMUN (HK) - Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi mengapresiasi kerja nyata masyarakat maupun relawan di dalam memutus mata rantai penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19) dengan menyemprotkan disinfektan di lingkungan tempat tinggal warga.

Belakangan ini, hampir seluruh komponen masyarakat Karimun melakukan kegiatan sosial dengan melakukan penyemprotan di sekitar pemukiman warga, tempat-tempat pelayanan publik, rumah ibadah serta jalan di Karimun.

“Saya memberikan aspresiasi kepada masyarakat dan relawan yang sudah melakukan penyemprotan disinfektan di hampir seluruh kecamatan yang ada di Karimun,” ujar Rachmadi, Senin (30/3/2020) siang.

Hanya saja Rachmadi mengimbau, masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus corona. Dia menyebut, yang paling utama dilakukan masyarakat adalah dengan mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan tetap berdiam diri di rumah, kalaupun ke luar rumah hanya untuk urusan yang sangat penting.

“Yang kita khawatirkan itu, masyarakat justru merasa sudah aman ketika rumah mereka disemprot disinfektan. Sehingga, mereka melupakan hal-hal yang paling penting, seperti mencuci tangan dengan sabun, tetap berada di rumah dan selalu menjaga jarak,” jelasnya.

Kata Rachmadi, dengan kondisi saat ini, penyemprotan cukup dilakukan di tempat-tempat umum yang biasa sering dijangkau tangan manusia. Kecuali kondisinya memang sudah benar-benar mengkhawatirkan, maka silakan melakukan penyemprotan di seluruh titik dan itu malah sangat dianjurkan.

Rachmadi menyebut, menyemprot disinfektan di seluruh titik memang sangat bagus. kalaupun dilakukan penyemprotan tidak mesti di seluruh tempat seperti jalanan ataupun lingkungan rumah. Sebab, virus corona tidak hidup di udara ataupun jalan. Namun, yang harus disemprot itu adalah tempat-tempat yang sering dijangkau tangan manusia, seperti gagang pintu, pagar, kontak listrik dan tempat yang memang sering disentuh tangan lainnya.

“Tidak mesti yang disemprot itu langit-langit rumah atau lingkungan sekitar rumah. Beda dengan fogging DBD yang memang lingkungan harus disemprot. Tapi yang harus disemprot itu adalah tempat-tempat yang sering disentuh tangan manusia,” ungkapnya lagi.

Rachmadi mengimbau, kepada seluruh masyarakat Karimun diharapkan untuk menjalakan apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah. Ketika pemerintah meminta untuk tetap di rumah, jaga jarak dan selalu cuci tangan menggunakan sabun, maka harus dijalankan dengan ikhlas dan penuh kesadaran. (ham)

News Feed