KARIMUN (HK) - Warga tidak mampu di Kabupaten Karimun cukup tinggi. Dari sekitar 300 ribu penduduk Karimun, sebanyak 15 ribu kepala keluarga (KK) masuk dalam golongan warga tidak mampu.
Bupati Karimun, Aunur Rafiq memasukan warga tidak mampu tersebut dalam kategori sangat miskin, hampir miskin dan miskin. Mereka tersebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Karimun.
Setelah pandemi corona virus disease 2019 (covid-19) melanda, kini muncul warga yang berdampak secara ekonomi dengan adanya kebijakan meminta masyarakat tinggal di rumah. Mereka kemudian dikelompokan dalam warga yang rentan seperti nelayan, petani, pedagang, ojek, supir, porter dan lain sebagainya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun bersama dengan Pemprov Kepri akan memberikan bantuan kepada warga kurang mampu tersebut, satu minggu menjelang Ramadhan 2020 ini. Hanya saja, belum diketahui bentuk bantuan seperti apa yang akan diberikan pemerintah daerah Karimun kepada warga tidak mampu tersebut.
“Ada keluarga yang tidak mampu dengan kategori sangat miskin, hampir miskin dan miskin. Jumlah total keseluruhannya adalah 15 ribu kepala keluarga. Dari 15 ribu ini, sebanyak 7 ribu sudah mendapat bantuan dari Dinas Sosial melalui program Keluarga Penerima Manfaat,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq di Gedung Nasional Tanjungbalai Karimun, Senin (6/4/2020).
Melalui program KPM ini, sebanyak 7 ribu kepala keluarga di Karimun menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan dari pemerintah pusat melalui Dinas Sosial Kabupaten Karimun. Artinya, sekitar 8 ribu KK lagi belum menerima bantuan.
“Kalau kita akan pukul rata, sebenarnya tiap bulan yang sudah mendapatkan bantuan dari pusat tersebut mungkin bantuan dari Pemkab Karimun akan kita alihkan kepada mereka yang belum dapat,” jelasnya.
Bukan hanya Pemkab Karimun saja, kata Rafiq, Pemprov Kepri juga akan melakukan hal yang sama. Pemprov juga akan memberikan bantuan kepada keluarga yang belum menerima bantuan.
Kemudian, ada lagi warga yang rentan seperti nelayan, petani, pedagang, ojek, supir, porter dan lainnya. Kelompok ini juga akan mendapatkan bantuan dari Pemkab Karimun. Hanya saja, saat ini Pemkab Karimun sedang menghitung kemampuan keuangan daerah. Bantuan akan disalurkan sesuai dengan data dan kemampuan keuangan daerah. (ham)



