by

Satu Balita Masuk PDP di Karimun, Emaknya Ikut Diisolasi

Karimun (HK)-Satu orang balita usia 2 tahun dengan jenis kelamin laki-laki menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) di Karimun. Saat ini, PDP tersebut menjalani isolasi di RSUD M Sani. Karena anaknya masuk PDP, maka ibunya juga turut diisolasi di rumah sakit plat merah di Karimun itu.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi ketika dikonfirmasi, Selasa (7/4/2020) mengatakan, saat ini ada 4 orang PDP yang masing menunggu hasil pemeriksaan swab dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP), Jakarta. Salah satu pasien adalah balita usia 2 tahun.

“Saat ini, ada 4 PDP yang dirawat di Karimun. Satu orang masih balita usia 2 tahun. Ibunya juga ikut diisolasi,” ujar Rachmadi via ponselnya.

Kata Rachmadi, selain balita itu, di RSUD M Sani pada Senin (6/4/2020) sore juga kedatangan satu orang PDP lagi. Dia berjenis kelamin perempuan. Keduanya dirawat di ruang isolasi RSUD M Sani Karimun.

Sementara, PDP yang saat ini dirawat di Puskesmas Meral Barat kondisinya juga semakin membaik. Begitu juga PDP yang dirawat di Medic Center, juga makin membaik.

“Semua PDP di Karimun saat ini menunggu hasil pemeriksaan dari BTKLPP, Jakarta,” jelas Rachmadi.

Dijelaskan, untuk pemeriksaan swab atau PCR di Indonesia tidak hanya di Balitbangkes, Kementerian Kesehatan, Jakarta. Tapi ada sekitar 13 tempat yang sudah ditunjuk oleh pemerintah termasuk yang di BTKLPP, Jakarta.

“Kalau pasien dalam pengawasan di Karimun, pemeriksaannya di BTKLPP tersebut,” pungkasnya. (ham)

News Feed