ANAMBAS (HK) - Maskapai penerbangan Susi Air menambah frekuensi penerbangan menjadi tiga kali dalam seminggu, dengan penambahan rute baru ( Flight Rute ) Batam-Letung Pulang Pergi (PP).
Penambahan frekuensi penerbangan yang dilakukan ini menjadi kado manis dari Kementerian Perhubungan kepada Pemerintahan Haris-Wan Bermadah 2021 yang akan merayakan ulang tahun ke 2 kepemimpinannya 17 Februari 2018 mendatang.
Kasatpel Bandara Letung Ariadi Widyawan mengatakan, Susi Air Menambah frekuensi penerbangan sebanyak 3 kali dalam seminggu yakni dua kali Rute Tanjung Pinang (Bandara Raja Ali Haji Fisabilillah)-Bandara Letung dan Batam (Bandara Hang Nadim)-Bandara Letung pada hari Senin.
"Alhamdulillah frekuensi penerbangan Susi Air dalam melayani masyarakat KKA semakin meningkat dengan penambahan rute baru Batam-Letung PP," demikian disampaikan Ariadi melalui telepon genggamnya, Selasa (13/2).
Ariadi menguraikan, untuk tujuan Tanjung Pinang-Letung pada hari Selasa dan Kamis dengan harga Tiket sangat terjangkau bagi masyarakat yakni Rp376 ribu Tanjung Pinang-Letung dan Letung- Tanjung Pinang Rp351ribu.
"Sedangkan untuk Batam-Letung Rp396 ribu dan Letung-Batam Rp351 ribu," jelasnya. Bahkan lanjut Ariadi, penerbangan perdana dari Batam telah dilakukan Senin (12/2) kemarin dan pesawat mendarat mulus di Bandara Letung sesuai dengam jadwal.
Masih kata Ariadi, selain memberikan kado manis dengan penambahan flight Susi Air, pada Hari Ulang Tahun Ke II Kepemimpinan Haris-Wan pada tanggal 17 Februari 2018 mendatang, pihaknya juga telah menyiapkan kejutan lain yang tak kalah indahnya dalam mengatasi persoalan transportasi dan membuka akses seluas-luasnya untuk keluar masuk daerah ini.
"Kita ada duaKado istimewa, yang pertama penambahan flight Susi Air dan Kedua kita tunggu surprisenya," ujarnya.
Sementara itu Anggota Komisi III DPRD KKA Ayub menyambut baik bertambahnya frekuensi penerbangan Susi Air. Hal ini menurut Politisi Partai Persatuan Pembangunan itu, menjadi Momentum terbukannya akses transportasi udara yang agak tersendat Pasca tidak beroperasinya Maskapai penerbangan Xpress Air.
"Alhamdulillah, hal ini patut kita syukuri dan mesti dukung dengan maksimal," jelasnya.
Ayun juga meminta kepada pemerintah untuk menggaet maskapai pernerbangan komersil lain yang dapat landing ke Bandara Letung, karena ini akan membuka akses Anambas. "Kita apresiasi kinerja pihak pemerintah dan bandara yang mampu menambah volume penerbangan di Bandara Letung, DPRD siap mendukungnya," pungkasnya.***(yud)
Share




