Sabtu05192018

Last update05:00:00 AM

Back Anambas Anambas Jadi Pilot Project

Anambas Jadi Pilot Project

Pembangunan Pendampingan TP4D

ANAMBAS(HK) - Kabupaten Kepulauan Anambas ditargetkan menjadi pilot project dalam proyek pendampingan Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan dan Pembangunan Daerah (TP4D).
Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Natuna, Juli Isnur, SH, MH menargetkan proyek Pendampingan Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Kabupaten Kepulauan Anambas akan menjadi pilot project.

dalam penyelesaian kegiatan pembangunan paling lambat pada tanggal 31 Oktober. Langkah tersebut dilakukan agar pengerjaan proyek tersebut selesai tepat waktu tanpa adanya adendum penambahan waktu.

"Tahun ini kita akan kita coba, apabila pembangunan tersebut tidak tepat waktu masih ada sper waktu dua bulan untuk penyelesaiannya," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Natuna, Juli Isnur, SH, MH di Kantor Bupati KKA , Pasir Peti Desa TarempaTimur, Kecamatan Siantan, Rabu (7/3).

Berbeda dengan daerah lain sebut Isnur, Anambas terdapat musim utara dimana cuaca ekstreem akan terjadi, hal ini tak dapat dipungkiri akan mengganggu jalanya pembangunan proyek (Pos Major).

Untuk itu lanjut Isnur pihaknya telah mempersilahkan kepada dinas terkait yang paket proyeknya dilakukan pendapampingan TP4D untuk segera melelang sejak awal Februari silam, dan itu telah dilakukan, bahkan saat ini ada paket yang sudah dilelang dan penetapan pemenang.

"Diperkirakan April sudah mulai berjalan dengan waktu kurang lebih tujuh bulan Insya Allah proyek tersebut dapat terselesaikan dengan baik," ujarnya.

Disinggung adanya kontraktor nakal yang akan memanfaatkan waktu menjadi alasan dalam pengerjaanya, Isnur menegaskan pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah strategis agar hal itu tidak terjadi. "Kita sudah siapkan langkah mengatasi hal itu, dan kita awasi bersama jangan sampai terjadi," urainya.

Di Anambas tambah Isnur terdapat sebanyak 27 Paket Proyek yang dilakukan pendampingan oleh Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembagunan Daerah (TP4D) Kejaksaan. 27 Paket Proyek tersebut terdiri dari 20 paket dari Dinas Perkerjaan Umum Perumahan Rakyat, tiga Paket Dinas Kesehatan dan empat paket Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (DP3).

Masih kata Kajari, jumlah Paket pendampingan itu masih bisa bertama mengingat masih ada sejumlah dinas yang belum menyampaikan. "Jumlah ini masih akan bertambah karena masih yang akan adalagi pengajuan dari dinas lainya."tuturnya.

Isnur menyampaikan, untuk pembangunan Masjid Agung tetap di lakukan Pendampingan oleh TP4D mengingat pembangunanya multi years. "Untuk Pembangunan Masjid Agung kita masih tetap melakukan pendampingan," jelasnya.

Secara keseluruhan sambung Isnur untuk proyek pembangunan yang dilakukan pendampingan oleh TP4D pada tahun 2017 semuanya berjalan dengan baik salah satunya pembangunan Kantor Bupati ini."Tahun lalu itu yang didampingi TP4D ada 14 Paket tahun 2018 ini akan bertambah lagi."tutupnya.

Dari Pantauan di Lapangan usai melaksanakan Coffe Morning Kajari melakukan Peninjauan terhadap Kapal, dipangkalan Lanal Tarempa, setelah itu langsung menuju ke Pasir Peti untuk melihat hasil pembangunan Kantor Bupati KKA.***

Share