Senin01212013

Last update12:00:00 AM

Back Anambas 105 Sapi Ternak Diserahkan November

105 Sapi Ternak Diserahkan November

ANAMBAS (HK)-Program bantuan 105 sapi ternak bagi masyarakat di Kepulauan Anambas akan diserahkan November mendatang. Melalui bantuan ini, masyarakat peternak tradisional dapat meningkatkan perekonomiannya.

Demikian disampaikan Ir Asri, Staf Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distahut) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), dikantornya, baru-baru ini.

Menurutnya, sejauh ini bantuan sapi yang diserahkan pemerintahan, diperuntukan bagi masyarakat peternak yang tidak memiliki banyak sapi. Hal ini berguna untuk meningkatkan usaha peternak guna meningkatkan kesejahteraan.

"Program pemerintah dalam bantuan ternak sapi, sejalan dengan pengentasan kemiskinan. Masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah, menerima bantuan sapi ternak untuk dikembangkan," katanya.

Tahun ini, lanjut Asri, sebanyak 105 ekor sapi akan diserahkan kepada peternak pertengahan November mendatang, untuk diternakkan selama lima tahun. Setelah lima tahun, tiga ekor sapi terdiri dari satu jantan dan dua betina dikembalikan ke Unit Pelaksana Teknis Distanhut KKA, yang akan digulirkan pada peternak lain.

"Sistem ternak bergulir lima tahun ini, akan dipinjamkan lagi pada peternak lain, untuk selanjutnya dikembangbiakan," tambahnya.

Sementara itu, bibit baru yang akan diberikan merupakan penambahan jumlah populasi sapi Bali, yang merupakan populasi sapi besar di KKA. Mengingat di Anambas saat ini, dominan sapi lokal dengan postur badan kecil.

"Ini merupakan sapi Bali yang akan menambah jumlah populasi sapi di Anambas. Kita harapkan ternak ini berjalan dengan lancar dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Melalui ternak bantuan ini, kata Asri, Distanhut merobah pola peternakan masyarakat, yang semula diternakkan dipadang rumput pemilik yang dipagar, tanpa disediakan kandang. Sedangkan ternak bantuan pemerintah, diwajibkan membuat kandang sapi, agar kesehatan sapi dapat terjaga.

"Diharuskan membuat kandang ternak, agar ternak terjaga kesehatannya. Melalui peraturan ini, kita mulai robah pola peternak, sehingga ternak tidak dibiarkan berhujan dan panas," pungkasnya. (mahyudin)