Senin01212013

Last update12:00:00 AM

Back Anambas Pemuda Mandiri Percepat Pembangunan

Pemuda Mandiri Percepat Pembangunan

ANAMBAS (HK)-Peringatan 84 tahun Sumpah Pemuda, merupakan spirit untuk mengilhami kemandirian pemuda nasional dalam pembangunan. Pemuda yang mandiri merupakan langkah percepatan gerak pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Demikian disampaikan Augus R Unggul, Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) di sela-sela upacara peringatan 84 tahun Sumpah Pemdua, Senin (29/10) .

Menurutnya, pemuda Anambas perlu memantapkan tekad dalam membangun kemandirian, untuk mewujudkan kemandirian daerah.

"Peringatan 84 tahun Sumpah Pemuda merupakan spirit baru bagi pemuda dalam mempercepat gerak pembangunan di Kepulauan Anambas. Dengan jalan membangun kemandirian pemuda," katanya.

Sebagai wilayah perbatasan, kata Augus, pemuda Anambas memiliki tantangan tersendiri dalam menciptakan pribadi mandiri. Berbeda dengan daerah lain, lanjutnya, pemuda Anambas berada di 24 pulau yang dimukimi masyarakat. Untuk peningkatan kualitas dan mewujudkan kemandirian seorang pemuda, kata Augus, membutuhan perjuangan ekstra keras dalam memerdekakan diri dari kebutaan pendidikan dan lilitan ekonomi kelas bawah.

Untuk itu, Augus menyampaikan, perlunya memantapkan tekad bagi pemuda Anambas dalam membangun kemandirian. Sehingga, langkah pemuda ke depan semakin pasti. Terutama dalam menciptakan usaha-usaha sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan era globalisasi.

"Butuh perjuangan dan kerja keras bagi pemuda di Anambas untuk mewujudkan kemandirian. Untuk itu, mari mantapkan tekad dan mempersiapkan diri dalam menciptakan pemuda kreatif, usaha mandiri sesuai dengan kebutuhan eranya," tambahnya.

Disamping itu, lanjut Augus lagi, Sumpah Pemuda merupakan pembangunan berkakter yang berkelanjutan dalam membangun sebuah nilai persaudaraan. Dengan wilayah yang multikultural, pemuda memiliki karakter bangsa yang bernilai.

"Pemuda harus memiliki karakter sebagai wilayah perbatasan yang berada ditengah-tengah perairan negara Asean. Pemuda Anambas dituntut terbuka terhadap globalisasi," terangnya.

Komunitas ASEAN pada 2015 mendatang, kata Augus, akan membuka berbagai lapangan usaha dan peluang bagi pemuda daerah. Pemuda Anambas yang paling dekat dengan banyak negara ASEAN, diharapkan dapat menjaga eksistensi dalam kehidupan global. (yud)