Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) KKA, Agus Bashir menyampaikan, saat ini petugas perekaman tetap menerima penduduk yang ingin melakukan perekaman data. Sampai adanya keputusan dari Mendagri untuk menghentikan perekaman data.
"Sudah selesai 88,24 persen dari target yang diberikan oleh Pemerintahan Pusat. Petugas tetap menerima wajib KTP yang masih tersisa untuk melakukan perekaman data sampai adanya pernyataan resmi dari Mendagri untuk menghentikan perekaman tahap pertama ini," katanya, Selasa, (30/10).
Bagi warga yang belum terdata, masih diterima untuk melakukan perekaman di kantor camat setempat. Sedangkan di Tarempa dilayani di posko perekaman yang standby selama 24 jam.
"Kita sediakan posko di pusat kabupaten yang ramai dikunjungi oleh masyarakat. Silahkan datang siang dan malam, tetap dilayani oleh petugas untuk melakukan perekaman data yang belum," terang Agus.
Saat ini perekaman data tertinggi yakni Kecamatan Siantan Timur dengan presentasi 99.83 persen. Disusul dengan Kecamatan Jemaja 95.35 persen, dan Kecamatan Jemaja Timur sebanyak 93.48 persen.
Sedangkan Kecamatan Palmatak yang memiliki banyak desa di dua pulau besar denga presentasi 90.4 persen. Sementara di Kecamatan Siantan sudah terekam data pemegang KTP sebanyak 82.85 persen. Untuk Pulau Mubur dan beberapa desa yang sulit dijangkau perekaman data e-KTP dilakukan secara mobile.
Untuk penuntasan perekaman data di Siantan, Disdukcapil terus menyisir desa-desa di pegunungan. Karena warga pekebun, tidak turun ke pusat kota untuk melakukan perekaman data.
"Saat ini petugas melakukan penyisiran bagi masyarakat desa di pegunungan Kecamatan Siantan, untuk melakukan perekaman data," tambah Agus
Kecamatan Siantan Selatan baru terekam datae-KTP sebanyak 74.46 persen. Keseluruhan warga desa direkam dengan peralatan mobile yang diturunkan oleh Disdukcapil KKA.
Sedangkan Kecamatan Siantan Tengah sudah terekam wajib KTP sebanyak 87.08 persen. Kecamatan termuda tidak mengalami kendala geografis yang terlalu sulit. Karena, pemukiman warga masih dekat dengan pusat kecamatan
"Kita terbantu dengan adanya speedboat untuk membawa panitia ke tiap desa. Seperti di Siantan Selatan, setiap desa terpisahkan pulau. Tapi panitia bisa melaksanakan perekaman data dengan baik dengan transportasi yang ada," ujar Agus.(yud)
- Temburun Kembali Ramai Dikunjungi
- Daftar Haji Cukup Setor Rp3,2 Juta
- Batik Cual Bakal Diproduksi Massal
- Usaha Penggemukan Sapi Masih Berpeluang
- Kredit Bank Riau Kepri Masih Bersifat Konsumtif
- APBD 2013 Jadi Momentum Percepatan Pembangunan
- Hasil Seleksi Direktur Perusda Akan Diumumkan
- 165 CPNS KKA Ikut TKB
- Kantor PAN Aktif 24 jam
- APBD 2013 Diperkirakan Tidak Defisit
- Pemuda Mandiri Percepat Pembangunan
- Rabu, Tes Lanjutan Penerimaan CPNS
- Pasar Dadakan Diburu Warga
- 105 Sapi Ternak Diserahkan November
- Pemkab Harap Rekrut Guru Komputer
- Liburan Idhul Adha, Objek wisata Ramai
- Replika Unta Ikut Pawai Takbir
- Ribuan Warga Ramaikan Pawai Takbir
- Tarempa Kurban 40 Sapi
- Desa Genting Gelap Gulita


