Rabu01232013

Last update12:00:00 AM

Back Anambas PBB Optimis Menang Pemilu 2014

PBB Optimis Menang Pemilu 2014

ANAMBAS (HK)-Partai Bulan Bintang (PBB) merasa optimis meraih kursi dalam Pemilu Lesgislatif 2014 mendatang. Karena partai ini telah dinyatakan lolos ferivikasi sebagai peserta Pemilu, bersama 15 partai lainnya.

Lulusnya PBB sebagai peserta Pemilu, membuat partai tersebut segera berbenah. Khususnya di Provinsi Kepulauan Riau, semua kader terus mempersiapkan diri dan fokus agar dapat menjadi partai yang mampu menyuarakan aspirasi masyarakat.

"Kita akan melaksanakan konsolidasi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk memperkuat Partai," kata Ketua DPW PBB Amat Yani, Selasa (30/10).

Menurut Yani, segenap potensi dan kemampuan partai saat ini diarahkan. Agar PBB bisa lolos verifikasi, sehingga PBB bisa ikut Pemilu 2014. Partai PBB boleh sedikit berbangga, kata Yani, karena telah berhasil lolos tahapan administrasi dan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Hal ini jangan sampai membuat kita lengah, melainkan kita terus berupaya untuk lolos tahapan berikutnya yaitu verifikasi faktual," jelasnya.

Selanjutnya, politisi yang juga Ketua DPRD KKA tersebut menyampaikan, seiring adanya kekecewaan publik terhadap partai-partai nasionalis, memberikan harapan kepada partai Islam untuk kembali merebut hati dan simpati masyarakat.

Yani mengatakan, publik akan bijak menilai mana partai yang berjalan dengan benar dan mana yang tidak.

“Kita berdoa agar gerak perjuangan kita tidak melenceng dari apa yang digariskan Allah SWT dan Rasulnya,” terangnya.

Ditambahkan Yani, partai ini telah ikut Pemilu selama tiga kali yaitu. Pemilu1999, 2004 dan Pemilu 2009. Pada Pemilu 1999, Partai Bulan Bintang meraih 2.050.000 suara atau sekitar 2% dan meraih 13 kursi DPR RI. Sementara pada Pemilu 2004 memenangkan suara sebesar 2.970.487 pemilih (2,62%) dan mendapatkan 11 kursi di DPR.

Dalam Pemilu Legislatif 2009, kata Yani, partai memeroleh suara sekitar 1,8 juta yang serata dengan 1,7%. Berarti, lanjutnya, tidak mampu meraih perolehan suara melebihi parliamentary threshold 2,5%. Sehingga, berakibat tidak memiliki wakil seorang pun di DPR RI.

"Namun, partai yang memiliki icon memperjuangkan syari'at Islam masuk dalam sistem hukum di Indonesia, masih memiliki sekitar 400 anggota DPRD, di tingkat propinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia," tandasnya. (yud)