Adapun bantuan tersebut diberikan langsung kepada masyarakat setelah dilakukan survei oleh tim yang dibentik Dinas Sosial Pemkab Anambas dengan pendamping dari RT/RW setempat.
" Warga yang mendapat bantuan RTLH sebesar Rp20 juta per Kepala Keluarga (KK) dari Pemerintah Kabupaten, sedangkan dari Kementrian Perumahanan Rakyat (Kemenpera) mendapat bantuan sebesar Rp6 juta per KK," kata Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris SH, belum lama ini.
Namun dalam proses pemberian bantuan RTLH tersebut sempat ada isu yang beredar jika pemberian bantuan merupakan proyek dari partai politik, langsung ditepis Wakil Bupati.
" Saya sempat dengar ada isu jika bantuan untuk rumah tidak layak huni merupakan proyek dari PPP, namun saya minta masyarakat jangan mudah terhasut oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Siapa saja berhak memperoleh bantuan rumah kalau benar-benar rumah tersebut tidak layak huni dan akan disurvei oleh tim gabungan dari Dinasos," kata Haris.
Setelah pemberian bantuan kepada 608 rumah,. sesuai dengan hasil survei di lapangan jika Anambas ditargetkan 2014 tidak ada lagi masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni.
" Saat ini tinggal sedikit lagi, masyarakat kita yang tidak memiliki rumah tidak layak huni dan kita targetkan 2014 nanti semua sudah selesai dan akan akan kita awasi terus jumlah pertumbuhan penduduk," kata Wabup. (btd)
- Pulau Kian Panjang Icon Wisata Siantan Timur
- Kembalikan Kejayaan Pelabuhan Tarempa
- Pemkab Akan Kembangkan Jemaja Jadi KSCT
- SPMN 1 Dambakan Lapangan Futsal
- Firman Ingin Buka Usaha Batik
- DPRD Gerah, Proyek Fisik Banyak Tak Selesai
- Penyelesaian Proyek Fisik Minta Dipercepat
- DKP Serahkan Alat Tangkap ke Nelayan
- Dekranasda Produksi 15 Batik Cual
- Pulau Bawah yang Mempesona
- Pasar Baru Sepi Pengunjung
- 12 Jamaah Haji Tiba di Anambas
- Anambas Inn Launching Karaoke Keluarga
- Pemkab Butuh 50 Motif Batik Cual
- Batik Cual Bakal Diproduksi Massal
- Daftar Haji Cukup Setor Rp3,2 Juta
- Temburun Kembali Ramai Dikunjungi
- Hasil Seleksi Direktur Perusda Akan Diumumkan
- APBD 2013 Jadi Momentum Percepatan Pembangunan
- Kredit Bank Riau Kepri Masih Bersifat Konsumtif


