"Pasar sudah lama beroperasi, namun selama ini masih banyak pedagang yang tidak menempati. Setelah kita deadline, semuanya sudah mematuhi aturan dan sekarang sudah mulai ramai," ujar Camat Siantan, Ardan, kepada wartawan, Rabu (12/12) di ruangan kerjanya.
Dalam waktu dekat ini, kata Ardan, pihaknya juga telah merencanakan pelaksanaan tepung tawar agar pasar tersebut bisa beroperasi dengan maksimal. Para pedagang juga diminta agar membuka kiosnya selama seminggu penuh dan tidak ada istilah buka tutup.
"Kita sudah buat perjanjian dengan para pedagang dan mereka menyanggupinya. Mereka akan tetap buka agar para pembeli yang datang tidak kecewa. Kalau ada pedagang yang tidak sanggup menempati kios, dipersilahkan mengembalikan kepada pihak kecamatan," ujarnya.
Sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas belum menetapkan retribusi pasar. Dan, pihak kecamatan juga berharap penarikan restribusi dilakukan setelah pasar berjalan normal dan ada payung hukumnya.
"Nanti retribusi akan ditarik ketika pasar sudah beroperasi dengan normal. Saat ini semua masih kita gratiskan, mulai dari kios, listrik dan air. Tapi ketika sudah normal, akan kita tarik retribusi pasarnya setelah ada perda (Peraturan Daerah) atau perbup (Peraturan Bupati) yang mengatur besaran retribusinya," tuturnya. (btd)
- Mutu Pendidikan di Anambas Terus Ditingkatkan
- Batas Wilayah Natuna dan Anambas Belum Jelas
- 10 PSK Dipulangkan ke Daerah Asal
- Dinas ESDM Sosialisasikan Pertambangan Rakyat
- 16 Satpol PP Diperbantukan ke Kecamatan
- Anambas Belum Punya SDM Handal
- Waspadai Musim Utara
- Wabup Lantik Lima Kades
- Pelantikan Direksi Perusda Ditargetkan Tahun Ini
- 2013, Distanhut Fokus Sayur-sayuran
- Anambas Masuk Program Ekonomi Biru
- Dewan Optimis APBD 2013 Disahkan, Akhir Desember
- Isu Mutasi Jadi Perbincangan Hangat
- Gebrak Bersihkan Jalan
- DPRD dan Pemkab Undang Perusahaan Migas
- Pariwisata Kaya Potensi, Miskin Strategi
- Foto Pemenang Dinilai Belum Sesuai Kriteria
- Tim Koordinasi Indentifikasi Pajak Perusahan Migas
- Anggota DPRD Mengaku Diteror
- Gerindra Siapkan Speadboat Ambulance


