Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD KKA, Amat Yani. Selain pengesahan APBD tahun anggaran 2013, juga dilaksanakan pengesahan empat rancangan peraturan daerah (ranperda) menjadi peraturan daerah (Perda) diantaranya, RT/RW, tenaga kerja lokal, pengelolaan air tanah dan pertambangan mineral.
Wakil Bupati KKA Abdul Haris,SH mengatakan meningkatnya APBD Anambas karena silva bukan karena tidak terserap, melainkan karena adanya pertambahan dari anggaran 2012 yang masih belum terakomodir dan tidak terakomodir.
"Alhamdulillah, APBD Anambas meningkat sebesar 16 persen dari tahun 2012,"kata Haris.
Menurut Haris, pada APBD tahun 2013 tersebut terdiri dari belanja tidak langsung 34 persen senilai Rp394 milar. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 3,2 persen dari APBD tahun 2012. Belanja langsung 69.59 persen atau sebesar Rp902 miliar, juga mengalami kenaikan sebesar 25.26 persen dari APBD tahun 2012.
"Belanja langsung jauh lebih besar dari pada belanja tidak langsung,"ujarnya.
Haris mengatakan, APBD Kabupaten Kepulauan Anambas termasuk APBD yang sangat sehat karena belanja langsung lebih besar dari pada belanja tidak langsung. Lantaran Anambas sangat mengutamakan belanja publik dan kepentingan umum.
"Artinya APBD Anambas pro masyarakat dan pro pembangunan,"paparnya.
Masih kata Haris, pembangunan infrastruktur dan pendidikan menjadi yang utama pada APBD Anambas 2013 nanti. Infrastruktur sendiri sebesar 25 persen, sedangkan pendidikan sebesar 19 persen. untuk pendidikan sendiri masih belum memenuhi amanat undang-undang, namun perlu diketahui anggara pendidikan terus eksis dan mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.
"fokus tahun 2013 ini bagaimana mensejahterakan masyarakat, agar daerah ini sejajar dengan daerah lain yang telah lama jadi,"ungkapnya.
Pada kesempatan itu Wakil Bupati definitif pertama Kabupaten Kepulauan Anambas ini mengingatkan kepada kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk benar-benar melaksanakan anggaran yang telah disahkan dengan sebaik-baiknya, sehingga APBD tahun 2013 ini benar-benar menyentu langsung kepada masyarakat.
"sekecil apapun dana APBD yang digunakan, wajib dipertanggungjawabkan dan dijalankan sesuai dengan fungsinya,"imbuhnya.
Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Amat Yani mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk benar-benar melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya agar tahun 2013 ini, pembangunannya jauh lebih baik lagi menuju kesejahteraan masyarakat yang diidam-idamkan.
"Diharapkan APBD KKA ini langsung menyentuh ke lapisan masyarakat yang paling bawah untuk pembangunannya,"tandasnya.
Pada Rapat Paripurna istimewa tersebut dihadiri oleh Kepala SKPD, Muspida, Tokoh Agama, masyarakat dan lainnya.(Mahyuddin, Liputan Anambas)
- Sambut Tahun 2013, Bupati Ajak Introspeksi Diri
- Penumpang SKY Pertanyakan Dana Kompensasi
- Polsek Matak Amankan 13 Motor Balap Liar
- Pengelolaan Sampah Dianggarkan Rp1,8 M
- Aktivis Dukung Keterwakilan Perempuan 2014
- Pemkab Berikan Alat Musik
- Pasar Tradisional Belum Diminati
- CSR dan Program Daerah Perlu Sinergi
- Tujuh PSK Terinfeksi HIV
- KM Bukit Raya Ganti Rute Pelayaran
- Bangkitkan Makanan Tradisional
- Asisten III Lantik Kades Liuk dan Teluk Sunting
- KKA Sumbang Kendaraan Operasional
- Pengerjaan Proyek Fisik 65%
- Pemkab Anambas Bantu 6 Sepeda Motor Kendaraan Operasional
- Augus Lantik Kades Liuk dan Teluk Sunting
- BLH Tingkatkan Kiberja Operasional
- Pebalap Anambas Raih Prestasi Nasional
- Pelantikan Kepala SKPD, Awal Tahun
- Refleksi Hari Ibu, Mendidik Anak itu Penting


