Anggaran sebesar Rp1,8 miliar tersebut mencakupi penyediaan sebanyak delapan Tosa berupa penyediaan kendaraan roda empat jenis pick up sebanyak 1 unit untuk pengangkutan sampah, dua kendaraan roda 2. Mengingat 4 unit kendaraan yang ada saat ini, sudah tak maksimal dalam pengangkutan sampah.
Selain itu, Pemkab juga menyediakan jenis kendaraan slowboad sebanyak dua unit nantinya ditempatkan di dua wilayah berbeda. Yakni di Tembang dan satu unit di wilayah Jemaja. Hal lain termasuk penyediaan tong sampah sementara yang ditempatkan dibeberap titik wilayah yang dinilai rawan pembuangan sampah oleh masyarakat
Demikian terungkap dalam rapat koordinasi pengelolaan sampah perkotaan Tarempa dan pesisir pantai hapi 2013, di gedung BPMS Tarempa belum lama ini. Rapat ini dihadiri sebanyak 50 orang petugas dari berbagai instansi, termasuk sejumlah perangkat masyarakat lainnya. Rapat dipimpin Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) KKA, Said Damri dan dihadiri Camat Siantan, termasuk sejumlah tokoh masyarakat dan LSM lainnya.
"Kegiatan ini guna menghadapi tahun 2013 mendatang, dalam membenahi tempat pembuangan sampah (TPS) yang ada di Kota Tarempa, sekaligus sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga (domestik)," kata said Damri.
Kedepan, lanjut Said, pengelolaan sampah diharapkan tidak lagi dilaksanakan oleh hanya satu SKPD yang ada saja, melainkan harus melibatkan berbagai unsur. Seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, aparatur Kecamatan, dan unsur masyarakat seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
"Peranan masing-masing instansi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa sampah itu dapat membawa berkah apa bila dikelola dengan baik. Sehingga nantinya dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat, bahkan dapat digunakan secara langsung dalam bentuk lain," katanya.
Dikatakan, dengan adanya upaya pengelolaan sampah yang baik dan benar tersebut, diharapkan awal Januari 2013, tidak ada lagi pembuangan sampah seperti yang saat ini terdapat di sebelah jembatan Semen panjang (SP) Tarempa.
"Sampah yang ada dikawasan itu, akan dibuang ke jalan rintis melalui angkutan sampah, kemudian dibakar. Tumpukan sampah yang ada di kawasan SP itu juga akan segera kita bersihkan," ucapnya (nel)
- Tangkapan Ikan Anambas Capai 1 Juta Ton
- Type Layan Puskesmas Tarempa Ditingkatkan
- IPSI Anambas Seleksi Atlit Antar Kecamatan
- Masyarakat Pulau Temawan Panen Benih Ikan Napoleon
- Desa Air Bini Butuh Perbaikan Jalan
- Bermain Layang-Layang di Musim Utara
- Sambut Tahun 2013, Bupati Ajak Introspeksi Diri
- CSR dan Program Daerah Perlu Sinergi
- Pasar Tradisional Belum Diminati
- Pemkab Berikan Alat Musik
- Aktivis Dukung Keterwakilan Perempuan 2014
- KM Bukit Raya Ganti Rute Pelayaran
- Tujuh PSK Terinfeksi HIV
- Naik 16 %, APBD Anambas 2013 Rp1,296 T
- Pelantikan Dirut Perusda Batal
- Bangkitkan Makanan Tradisional
- Asisten III Lantik Kades Liuk dan Teluk Sunting


