Dimana, pada penghujung tahun yang bertepatan dengan musim utara. Merupakan waktu paling digemari untuk menerbangkan layang-layang. Karena angin berembus dari pagi, sore hingga malam hari. Sehingga akhir tahun yang juga bertepatan dengan liburan sekolah pada semester ganjil. Menjadi waktu yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak untuk bermain layangan.
“Senang aja lepaskan layang-layang karena libur sekolah dapat main dengan teman-teman,”tutur Alim, salah satu pelepas layangan belia di Tarempa akhir pekan lalu.
Lapangan, jalan, dan ruang terbuka lainnya akan menjadi ramai hingga berakhir musim utara ini. Karena dipenuhi oleh anak-anak yang tengah menikmati masa belia dengan layang-layang. Saat ini waktu sekolah datang.
Maka waktu pulang sekolah sangat ditunggu-tunggu untuk bermain layangan. Tak ketinggalan bebatuan besar yang tidak dijadikan sebagai bangunan rumah. Akan menjadi tempat bermain anak. Karena komplek yang padat sangat sedikit menyediakan tempat bermain.
“Kalau sudah sekolah, main pulang sekolah sampai sore. Terbangkan layangan karena sudah tiba musimnya,”ungkap Pang dengan ashik menarik layangan yang tengah terbang di udara.
Musim demi musim akan dilalui anak-anak Anambas dengan beragam permainan. Meskipun musim utara merupakan musim bermain layangan. Namun tak jarang layangan tidak bisa diterbangkan. Karena musim ini juga membawa hujan yang datang tiba-tiba. Diwaktu hujan anak-anak akan memperbaiki layangan. Untuk dilepas begitu hujan teduh.
“Kalau hujan berteduh, perbaiki layangan. Kalah hujan dan berhenti main lagi,”ungkap Pang (nel)
- 'Jangan Bawa Kepentingan Pribadi'
- HUT PPP ke-40, Wabup Ikut Bersihkan Masjid
- Hari Ini, Ratusan Masa Demo Terkait Pemilihan Pengurus Perusda Anambas
- Bermain Tali Yeye Usai Sekolah
- Mahalnya Biaya Makan dan Minum di Anambas
- Kominfo Tambah 15 Tower BTS
- LSM GBRAK Bangun Pelantar Pasir Rakyat
- Tangkapan Ikan Anambas Capai 1 Juta Ton
- Type Layan Puskesmas Tarempa Ditingkatkan
- IPSI Anambas Seleksi Atlit Antar Kecamatan
- Sambut Tahun 2013, Bupati Ajak Introspeksi Diri
- Pengelolaan Sampah Dianggarkan Rp1,8 M
- Polsek Matak Amankan 13 Motor Balap Liar
- Penumpang SKY Pertanyakan Dana Kompensasi
- CSR dan Program Daerah Perlu Sinergi
- Pasar Tradisional Belum Diminati
- Pemkab Berikan Alat Musik
- Aktivis Dukung Keterwakilan Perempuan 2014
- KM Bukit Raya Ganti Rute Pelayaran
- Tujuh PSK Terinfeksi HIV


