Selasa01082013

Last update12:00:00 AM

Back Anambas Bermain Layang-Layang di Musim Utara

Bermain Layang-Layang di Musim Utara

Share

Layang-layang sudah menjadi mainan turun temurun dan sangat digemari. Terutama anak-anak yang doyan menerbangkan layang-layang ke udara. Di Anambas musim layang-layang dimainkan anak-anak di penghujung tahun.

Dimana, pada penghujung tahun yang bertepatan dengan musim utara. Merupakan waktu paling digemari untuk menerbangkan layang-layang. Karena angin berembus dari pagi, sore hingga malam hari. Sehingga akhir tahun yang juga bertepatan dengan liburan sekolah pada semester ganjil. Menjadi waktu yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak untuk bermain layangan.

“Senang aja lepaskan layang-layang karena libur sekolah dapat main dengan teman-teman,”tutur Alim, salah satu pelepas layangan belia di Tarempa akhir pekan lalu.

Lapangan, jalan, dan ruang terbuka lainnya akan menjadi ramai hingga berakhir musim utara ini. Karena dipenuhi oleh anak-anak yang tengah menikmati masa belia dengan layang-layang. Saat ini waktu sekolah datang.

Maka waktu pulang sekolah sangat ditunggu-tunggu untuk bermain layangan. Tak ketinggalan bebatuan besar yang tidak dijadikan sebagai bangunan rumah. Akan menjadi tempat bermain anak. Karena komplek yang padat sangat sedikit menyediakan tempat bermain.

“Kalau sudah sekolah, main pulang sekolah sampai sore. Terbangkan layangan karena sudah tiba musimnya,”ungkap Pang dengan ashik menarik layangan yang tengah terbang di udara.

Musim demi musim akan dilalui anak-anak Anambas dengan beragam permainan. Meskipun musim utara merupakan musim bermain layangan. Namun tak jarang layangan tidak bisa diterbangkan. Karena musim ini juga membawa hujan yang datang tiba-tiba. Diwaktu hujan anak-anak akan memperbaiki layangan. Untuk dilepas begitu hujan teduh.

“Kalau hujan berteduh, perbaiki layangan. Kalah hujan dan berhenti main lagi,”ungkap Pang (nel)


Newer news items:
Older news items: