Minggu01062013

Last update12:00:00 AM

Back Anambas Desa Air Bini Butuh Perbaikan Jalan

Desa Air Bini Butuh Perbaikan Jalan

Share

ANAMBAS (HK) - Warga Desa Air Bini, Kecamatan Siantan Selatan mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), untuk memperbaiki jalan ke desa tersebut. Terutama menuju pusat desa yang berada di kawasan RT Desan, saat ini masih jalan tanah dengan kondisi perbukitan cukup terjal.

Demikian diutarakan Herdi, warga Air Bini kepada Haluan Kepri akhir pekan lalu. Menurutnya sejauh ini Pemkab Kepulauan Anambas telah memiliki rencana untuk percepatan pembangunan di Desa yang baru saja dimekarkan pada tahun lalu tersebut.

“Memang sudah ada rencana dari pemerintah. Kita harapkan dapat segera terealisasi jalan ini. Karena kondisinya masih jalan tanah dan sulit dilalui,”ungkapnya.

Desa Air Bini terbentuk melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kepulauan Anambas nomor : 13 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Desa. Sebelum dimekarkan Air Bini telah menjadi pusat Kecamatan Siantan Selatan yang berada pada RT Genting.

Sementara itu, pusat desa berada di RT Desan. Selain pusat desa, di tempat yang sama juga ada Puskesmas Siantan Selatan. Yang baru saja selesai direnovasi tahun 2012 dan segera dihuni oleh petugas puskesmas yang selama ini kontrak gedung di RT Genting, berdekatan dengan kantor camat.

Buruknya kondisi jalan dari RT Desan ke RT Genting, dengan struktur jalan di perbukitan dan penurunan yang terjal. Serta bebatuan yang berada ditengah jalan. Menyebabkan kedua RT yang hanya berjarak sekitar satu jam berjalan kaki ini sulit dilalui. Sehingga anak sekolah dari RT Desan harus naik pompong pulang dan pergi sekolah. Yang berada di RT Genting pusat kecamatan.

“Masyarakat sangat butuh akses jalan ini. Karena ini sangat fital. Apalagi Kepala Desa sudah dilantik. Sedangkan Puskesmas juga sudah selesai dan pindah ke Desan awal tahun ini. Kantor Desa dan Puskesmas sangat dibutuhkan layanan oleh masyarakat setiap hari,”terangnya

Ditambahkannya, bila saja jalan tak kunjung diperbaiki akan menyulitkan akses bagi petugas pemerintah yang berkantor di Desan. Yang akan menggunakan kendaraan roda dua menuju Desan. Sedangkan bagi masyarakat yang tidak punya pompong akan berjalan kaki menuju Desan. Karena sulitnya jalan tersebut dilalui.

“Sulit dilalui, apalagi pada musim hujan yang akan berlangsung hingga maret. Jalan licin dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua. Dibutuhkan semenisasi jalan ini segera,”pungkasnya (nel)