ANAMBAS (HK)- Penerimaan dan pelantikan Direksi Perusahaan Daerah (Perusda) Anambas Sejahtera hingga saat ini belum bisa ditentukan waktunya. Pemerntah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) sendiri masih menunggu hasil usulan terhadap nama-nama calon direksi yang telah diajukan ke DPRD baru-baru ini.
"Kita mengharapkan pelantikan terhadap nama-nama calon direksi Perusda Anambas yang telah kita saring sesuai ketentuan yang berlaku itu sepatnya. Namun saat ini kita masih menunggu hasil pertimbangan dari DPRD KKA, sebelum disetujui oleh Bupati KKA melalui pertimbangan-pertimbangan yang cukup matang," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) KKA, Radja Tjelak Nur Djalal, Selasa (8/1).
Dikatakan, pembentukan dan penyaringan calon direksi Perusda tersebut telah dilakukan menurut ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Kendati demikian, hasil seleksi dan uji kelayakan yang diperoleh dari mereka yang mendapatkan nilai tertinggi, belum tentu bisa menentukan yang bersangkutan bisa menjabat sebagai direksi, jika ditinjau dari hasil pengalaman yang bersangkutan itu masih dibawah rata-rata calon direksi yang lainnya.
"Kita tidak ingin yang memimpin Perusda nantinya orang yang tidak berpengalaman dibidangnya, melainkan benar-benar orang yang siap dan mampu bekerja keras untuk memajukan Perusda kedepan, sekaligus mendatangkan Pendapatan Asli daerah (PAD) KKA," ungkap Sekda yang akrab disapa bang Boy ini.
Menurutnya, berdasarkan ketentuan, pembentukan dan pemilihan Direksi Perusda tersebut berbeda dengan pemilihan direksi Badan usaha Milik Negara (BUMD), sebagaimana yang menjadi perbincangan dan penafsiran yang berbeda dari beberapa pihak yang berusaha menentang tentang kebijakan yang diambil oleh Pemkab KKA saat ini.
"Pembentukan Perusda tersebut benar-benar kita harapkan untuk dapat menambah PAD di Anambas dari usaha kegiatan yang mereka lakukan sesuai perencanaan yang cukup matang tentunya," ucap Boy.
Disampaikan, hal yang cukup menarik dan menonjol untuk pengembangan dan dikelola oleh Perusda kedepan, yakni pada bidang jasa penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi kebutuhan segenap lapisan masyarakat, sekaligus sebagai antisipasi kelangkaan BBM.
"Selain pengelolaan BBM, Perusda yang terbentuk nanti juga diharapkan bisa melakukan pengembangan dibidang usaha lain. Seperti perdangangan dan penyediaan sembilan bahan kebutuhan pokok (Sembako), termasuk bidang usaha lain yang dapat memperoleh keuntungan dan penambahan PAD bagi Anambas," ucapnya.
Sebelumnya Bupati KKA, Drs Tengku Mukhtaruddin menyampaikan, pemilihan dan penyaringan dan seleksi sejumlah anggota Perusda tersebut telah dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kendati demikian, hingga kini masih dalam pertimbangan, kemudian diusulkan ke DPRD untuk disahkan.
"Untuk Perusda, hasilnya bukan Bupati yang menentukan, melainkan dari hasil penyaringan tersebut baru badan pengawas yang mengusulkan ke DPRD untuk disahkan. Ada perbincangan di warung kopi bahwa bupati sudah menandatangani calon dereksi Perusda. Pernyaan itu bohong dan fitnah, karena sampai saat ini saya belum menandatangani hasilnya," ucap Mukhtaruddin.(nel)
- SKY Batal Terbang Lagi
- Bendahara SKPD Ditipu Puluhan Juta
- Berdayakan Nelayan Jongkong
- Bupati Serahkan DIPA ke SKPD
- Anambas Harus Punya Mapolres
- Gelombang Tinggi, Nelayan Tidak Melaut
- Bupati Bantah Jual Beli Jabatan
- 'Jangan Bawa Kepentingan Pribadi'
- Musim Durian Mulai Tiba
- Mahalnya Biaya Makan dan Minum di Anambas
- Bermain Tali Yeye Usai Sekolah
- Hari Ini, Ratusan Masa Demo Terkait Pemilihan Pengurus Perusda Anambas
- HUT PPP ke-40, Wabup Ikut Bersihkan Masjid
- LSM GBRAK Bangun Pelantar Pasir Rakyat
- Kominfo Tambah 15 Tower BTS
- IPSI Anambas Seleksi Atlit Antar Kecamatan
- Type Layan Puskesmas Tarempa Ditingkatkan


