Dalam sambutannya, Bupati Anambas meminta kepada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk segera memfollow up dari dokumen daftar isian penggunaan anggaran (DIPA) tersebut, dan inspektorat juga diharapkan untuk dapat segera aktif ke lapangan dalam rangka melakukan pengawasan.
"Pada hari ini juga saya akan segera mendatangi beberapa dokumen proyek yang berkaitan dengan pelelagan dan saya berharap pengumuman lelang dapat dilakukan pada bulan pertama tahun 2013 ini," ucap bupati yang saat penyerahan DIPA didampingi wakilnya, Abdul Haris SH.
Melalui penandatangan sejumlah dokumen-dokumen tersebut diharapkan tidak ada lagi kendala waktu, akibat keterlambatan pengumuman dan pelaksanaan lelang, terutama sejumlah proyek fisik yang akan dilaksanakan kedepan
"Persiapan sejumlah dokumen-dokumen pelelangan sesuai aturan yang berlaku, Bagi SKPD yang sudah lengkap dengan struktur organisasinya, segera laksanakan kegiatan lelang melalui panitia dengan pelelangan sendiri, dibawah pengawasan dari unit layanan pengadaan (ULP) mapun memfasilitasi dan memberikan arahan jika terjadi kesalahan atau kekeliruan dalam pelaksanaannya," terang bupati.
Bagi SKPD yang masih belum lengkap struktur organisasinya, pelaksanaan pelelangan juga harus tetap dilaksanakan melalui kerjasama dengan ULP bersangkutan.
"Jika pelaksanaan pelelangan ini cepat dilaksanakan, maka insya Allah sebelum memasuki triwulan ke II, pelelangan tersebut sudah dapat dijalankan, sehingga pada akhir tahun 2013, semua kegiatan yang tidak bermasalah dapat juga segera diselesaikan dengan baik pula," harapnya.
Penyerahan DIPA kemasing-masing SKPD tersebut berlangsung khidmat dengan kondisi cuaca yang awalnya mendung berubah diguyur hujan gerimis yang cukup deras.
Melihat kondisi cuaca tersebut, akhirnya Bupati KKA Tengku Mukhtaruddin bersama Wakil Bupati, Abdul Haris terpaksa ikut terjun ke lapangan, sembari menyerahkan satu persatu dokumen DIPA kepada masing-masing SKPD.
Namun ketika beberapa orang ajudan kedua pejabat tersebut berusaha memberikan payung, hal tersebut ditolak oleh bupati. Hal dimaksud, agar ia ingin juga merasakan apa yang dialami oleh para bawahannya di lapangan upacara saat itu.
- Bupati Bantah Jual Beli Jabatan
- Gelombang Tinggi, Nelayan Tidak Melaut
- Nelayan Dilarang Melaut
- 9 Calon Ikuti Psikotes
- Pelantikan Direksi Perusda Ditunda
- Penangkar Bibit Penyu Butuh Perhatian Pemda
- 'Jangan Bawa Kepentingan Pribadi'
- Musim Durian Mulai Tiba
- Mahalnya Biaya Makan dan Minum di Anambas
- Bermain Tali Yeye Usai Sekolah


