Senin03252013

Last update12:00:00 AM

Back Anambas Anambas Harus Tangkap Peluang Pariwisata

Anambas Harus Tangkap Peluang Pariwisata

ANAMBAS (HK)- Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), H Muhammad Sani berharap, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bisa menangkap dan memanfaatkan peluang pariwisata yang dimiliki di daerah ini.

Sebagaimana diketahui baik dari dalam dan luar negeri bahwa pantai-pantai di Anambas, termasuk panorama bawah lautnya jauh lebih indah dari Bunaken yang sudah terkenal.

"Bagi kita tidak heran jika Pulau Bawah di Anambas menjadi pulau terbaik versi CNN. bahkan disebut-sebut sebagai laguna terindah di dunia. Pantai Padang Melang yang mencapai 8 kilometer dengan pasir yang indah, menjadi pesona sendiri bagi menarik wisatawan. Disinilah peluang tersebut," kata Sani dalam salah satu sambutannya pada acara temu ramah dengan masyarakat di Palmatak, Anambas, Selasa (5/3).

Menurut sani, salah satu upaya mendorong banyaknya wisatawan datang ke sini adalah dengan membangun bandara di Letung, Jemaja, yang bisa nantinya bisa didarati pesawat jenis Boeing. Termasuk pengembangan dan membangun kawasan pelabuhan, serta kelancaran bagi pengangkutan bahan perdagangan.

"Bagi orang yang sudah pernah datang ke Kabupaten Kepulauan Anambas, sekaligus pernah berkunjung ke Pulau Bawah, tidak ada yang dapat menyangkal perihal keindahan pulau tersebut. Hijaunya air, dikelilingi pulau yang memiliki pasir putih serta memiliki laguna, yakni semacam danau air laut yang terpisah dari lautan lepas, karena bentang alam yang membentuknya, menjadi magnet tersendiri bagi pulau tersebut," ungkap Sani

Selain Bupati KKA, Tengku Mukhtaruddin dan Wakilnya, Abdul Haris beserta segenap unsur muspida Anambas lainnya, juga hadir Kapolda Kepri Brigjen Yotje Mende, Sekdaprov Kepri Suhajar Diantoro, termasuk juga Kepala BI Batam Amalison, Asisten Ekbang Robert Iwan Loriaux, Kadis Pariwisata Guntur Sakti, Kepala BPMD Buralimar, Kadis PU Heru Sukmono, Kadis Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kadis Kelautan dan Perikanan Raja Ariza dan Kadis Sosial Edi Rofiano. Juga ada perwakilan PLN Tanjungpinang dan Telkomsel Batam, yang mendapatkan giliran untuk menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh masyarakat Kepulauan Anambas.

Dikatakan, potensi wisata di Anambas seperti Pulau Bawah, merupakan potensi wisata yang memiliki nilai jual tinggi. Tidak saja bagi Kabupaten Anambas atau Propinsi Kepri, namun juga bagi Indonesia. Untuk menjadikan Pulau Bawah sebagai destinasi wisata nasional dan internasional.

"Memang sudah ada sejumlah investor yang mengaku tertarik untuk menanamkan modalnya di Pulau Bawah, namun demikian keinginan sejumlah investor tersebut, sejauh ini dinilai belum serius. Mereka urung melanjutkan niatnya untuk mengembangkan Pulau Bawah, dengan berbagai alasan seperti transportasi pesawat yang masih menggunakan baling-baling. Mungkin mereka takut menaiki jenis pesawat tersebut," ucapnya.

Listrik dan Jaringan Komunikasi Dikeluhkan

Dalam kesempatan itu, Gubernur Kepri HM Sani melakukan dialog bersama warga dan tokoh masyarakat. Beberapa pertanyaan di lontarkan oleh masyarakat setempat.

Diantaranya masih sulitnya warga setempat untuk bisa mendapatkan fasilitas listrik dan jaringan telekomunikasi.

"Sangat sulit disini Pak Gubernur, Kalau nak telpon, terpakse kita turun gunung dulu untuk mencari signal yang cetar dan jernih. Padahal disini sudah ada tower pak," ungkap warga setempat kepada Sani dan unsur muspida lainnya.

Andreas, Manager teknik Telkomsel Batam mengakui hal tersebut. Mengingat untuk daerah Anambas khususnya daerah perbukitan masih sangat sulitnya transmisi. Karena tidak cukup pakai menara, jadi harus menggunakan satelit sehingga biayanya sangat tinggi.

"Selain itu, minimnya transportasi ikut mempersulit perawatan. Meski demikian, Anambas akan segera bisa 3G, terutama di Tarempa dalam Maret ini," ungkapnya.

Share