"Pembuatan rumah singgah, kami rasa sangat patut dan sudah harus ada, mengingat saat ini kami masih melakukan penyewaan bangunan yang difungsikan untuk rumah singgah yang jumlah sewanya lumayan juga," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Yendi, kemarin.
Dikatakan, pihaknya telah mengajukan rencana pembuatan rumah singgah permanen milik Dinsos ke pemda dan pemprov. Dan pengajuan tersebut ditanggapi serius oleh Pemprov Kepri, dengan kemungkinan pelaksanaan pembangunan pada tahun 2014 mendatang.
Rumah singgah nantinya juga akan di fungsikan sebagai tempat pembinaan secara khusus, mulai dari pelatihan keterampilan hingga pelatihan UKM bagi penghuninya, agar kembali ke jalan yang benar dan tidak lagi berada di jalanan.
"Target kita sih akhir tahun 2013 ini, ataupun 2014 mendatang sudah ada rumah singgah di Anambas. Namun itu semua pada prinsipnya usulan saja ke pemda dan pemprov. Itu juga kalau di setujui," ungkapnya.
Ketika disinggung mengenai mulai maraknya WPS (wanita penjaja seks) yang beraktifitas dari hotel ke hotel dengan kedok sebagai wisatawan di Anambas, Yendi mengatakan, pihaknya bersama tim terpadu yang terdiri dari Dinsos, Dinas Pariwisata, Satpol PP, polisi, dan TNI untuk bersama-sama melakukan penertiban.
"Mereka (WPS,red) akan kita tertibkan, bersama tim dari lintas sektoral denga instansi terkait untuk mengantisipasi keresahan masyarakat. Namun demikian, kapasitas Dinsos disini hanya sebagai merehabilitas bagi mereka yang tertangkap," tukasnya. (nel)
- Tiap Desa di Anambas Dapat Anggaran Rp3 Miliar
- Musrenbang Anambas Jangan Hanya Sekadar Seremonial
- Pemkab Anambas Digesa Bentuk LPA
- Dishub Anambas Siapkan Ferry Cepat
- Bandara Letung Anambas Dibangun April
- Pelayaran Selama Sepekan Aman
- Kader PKK Anambas Harus Hidup Bersih
- Anak Anggota Dewan Anambas Dicabuli Pacarnya



