"Kita tidak mempermasalahkan dengan kehadiran maskapai lain untuk melayani rute ke Anambas. Karena Sky Aviation sudah terbiasa bersaing dengan beberapa maskapai lainnya di beberapa daerah," ujar Kholil Wahyudi.
Namun demikian, pihaknya meyakini Sky Aviation akan menjadi pilihan masyarakat di Anambas, mengingat maskapai pertama dianambas yang telah melayani anambas dengan baik.
"Biar masyarakat sendiri yang menilainya nanti, yang jelas kami selalu siap dengan namanya persaingan terhadap maskapai penerbangan tersebut," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Wahyudi juga menyampaikan, jika Sky tidak ada mempermasalahkan terkait dengan penghentian subsidi dari pemkab Anambas. Mengingat pemberian subsidi selama ini juga tidak langsung diterima oleh Maskapai Sky, melainkan melalui pihak ke tiga, yakni PT Tridaya.
"Intinya kita dari Sky tidak ada masalah sama sekali tentang penghentian subsidi tersebut," kata Kholil.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Anambas, Erson Gempa mengakui, jika Maskapai Manunggal Air telah mengajukan penawaran untuk melayani rute penerbangan ke Anambas di bulan Juni mendatang.
"Secara internal, mereka telah melayangkan surat pengajuan kepada Pemkab Anambas dan kita sangat menyambut baik. Namun, kita belum mengabulkan permohonan mereka karena ada beberapa tahapan yang harus dilalui," kata Erson.
Dalam pertemuan nanti lanjut Erson, pihak manajemen maskapai akan diberikan kesempatan untuk mempresentasikan seperti apa perusahaan mereka. Mulai dari pelayanan, jenis pesawat, harga tiket serta pengamanannya.
Jika DPRD dan Pemkab berkenan, diperkirakan Juni mendatang Manunggal Air sudah bisa beroprasi melayani penerbangan dari dan menuju ke Anambas. Sebab pada bulan tersebut, Subsidi Sky Aviation akan dicabut oleh Pemkab Anambas.
"Dengan hadirnya maskapai Manuggal Air ini , kita berharap dapat mengantisipasi tingginya harga tiket kedepan. Sebab pada Juni mendatang, subsidi yang kita salurkan ke maskapai Sky Avition akan di cabut," ungkapya.
Erson menambahkan, dengan adanya penambahan maskapi ini Pemkab Anambas akan segera melakukan pembenahan sarana di bandara. Mulai dari pembangunan sarana untuk parkir pesawat (Apron), pembenahan ruang tunggu, musholah dan sebagainya.
Sebab, sesuai kesepakatan dengan pihak SKK Migas, penerbangan di Bandara Khusus Palmatak bisa ditambah dengan syarat pesawat domestik tidak menggunakan apron pesawat khusus matak. Oleh karena itu Pemkab Anambas akan mengembangkan apron Lanudal Matak untuk domestik.
"Saat ini pembangunan untuk overlay Lanudal dan apronnya sedang dilelang termasuk pembenahan sarana umum dan sebagainya. Kita harapkan, pelelangan ini secepatnya selesai sehingga pembangunan bisa dilaksanakan dengan segera," tutur Erson.
Ia mengakui, hingga saat ini hanya satu maskapai yang melayani penerbangan domestik ke Anambas. Akibatnya, arus penumbang yang selalu membludak dan membuat harga tiket jadi mahal. Ia berharap, dengan adanya penambahan maskapai ini, diharapkan transportasi menuju ke Anambas kian lancar.(nel)
- Bupati Anambas Minta Komitmen Camat dan Kades
- Pemkab Anambas Perlu Siapkan SPBU Terapung
- Program Kelautan Anambas Harus Dipertajam
- 14 Ranperda Anambas Selesai Tahun 2013
- Tiap Desa di Anambas Dapat Anggaran Rp3 Miliar
- Komunitas Seniman Anambas Gelar Nonton Bareng di BPMS
- Warga Pasundan di Anambas Peringati Hari Jadi Ke-1
- Dishub Anambas Siapkan Ferry Cepat



