Sabtu04062013

Last update12:00:00 AM

Back Anambas Lusa, Bupati Natuna Serahkan Aset

Lusa, Bupati Natuna Serahkan Aset

ANAMBAS (HK)- Bila tidak ada aral melintang, dua hari kedepan, Bupati Natuna, Ilyas Sabli akan datang ke Anambas untuk menyerahkan langsung sejumlah data yang berisikan ribuan aset. Penyerahan itu sendiri akan dilaksanakan di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan, Tarempa, Jumat (5/4) lusa.

Asisten Administrasi Umum Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Augus Raja Unggul, S.Sos, MPA mengatakan, penyerahan aset tersebut, sudah dapat dilakukan setelah kedua kebupaten ini melakukan kesepakatan dan pendataan hingga verifikasi data.

Selanjutnya, data aset tersebut disamakan dalam sebuah rapat intern dengan jumlah aset didapati mencapai ribuan item, serta bila dikalkulasikan melalui dana total keseluruhannya mencapai lebih dari Rp200 miliar.

"Jumlah itu sendiri terdiri atas fasilitas bangunan, tanah, kendaraan operasional, aset perusahaan daerah dan PDAM. Jenis aset lain termasuk dalam bentuk hutang dan piutang anggaran dari usaha kecil menengah (UKM)," ungkap Augus, Selasa (2/4).

Disampaikan, jika dilihat dari jenis dan kategorinya, aset yang akan diserahkan tersebut hampir semua terdapat di segala bidang. Seperti bidang kesehatan, pendidikan, hingga perkantoran pemerintahan dan sebagainya.

"Yang paling jelas terlihat saat ini, seperti Kantor Bupati KKA yang dahulunya kantor camat saat masih ada di bawah Pemkab Natuna," ujar Augus.

Setelah semua aset di serah terimakan, maka tugas Pemkab Anambas selanjutnya adalah segera melakukan pendataan kembali aset di Anambas.

"Kita akan cek kembali, apa-apa saja aset tadi. Mana yang masih bisa digunakan dan mana yang sudah tidak layak lagi. Jika sudah rusak direncanakan akan diganti dengan yang baru. Kita targetkan pada akhir April akan kita lakukan dan akhir 2013 sudah selesai di data," ucapnya.

Sebagaimana diberitakan, sejumlah aset, terutama menyangkut penyaluran kredit untuk UKM yang terdapat di Anambas sejak tahun 2007 silam, hingga kini masih dibawah naungan dan tanggungjawab Kabupaten Natuna.

Informasi diperoleh, total jumlah penyaluran dana bergulir UKM ditaksir mencapai sekitar Rp45 miliar. Dan, 40 persen diantaranya diserap atau disalurkan kepihak kreditur UKM di Tarempa, Anambas, atau sebelum KKA terbentuk tahun 2008 silam.

Namun hingga kini, pertanggungjawaban terhadap penyaluran dana UKM di Tarempa, Anambas senilai Rp20 miliar lebih tersebut, belum diketahui keberadaannya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperinagkop UKM) KKA, Dra Linda Maryati, mengatakan,penyaluran sebagian dana UKM tersebut, masih menjadi tanggungjawab dari pihak Kabupaten Natuna. Pasalnya, sejauh ini pihaknya sendiri juga belum mengetahui tentang penyerahan dari sejumlah dokumen sejumlah aset milik Natuna di Anambas saat ini

"Untuk lebih jelasnya, coba tanyakan saja ke pihak terkait di Kabupaten Natuan," ucapnya.

Lebih lanjut disebutkan, bahwa berdasarkan informasi yang diperolehnya, dalam penyaluran dana UKM dari Kabupaten Natuna tersebut, tidak sedikit dari pihak penerima UKM yang ada di Tarempa, Anambas saat itu yang telah menggadaikan sejumlah dokumen berharga miliknya, sebagai barang jaminan kepihak UKM di Natuna.

Share